Man United Berjaya di Markas Juve, Pogba: Kemenangan yang Aneh

Rully Fauzi
Man United Berjaya di Markas Juve, Pogba: Kemenangan yang Aneh
Gelandang Manchester United, Paul Pogba. [Miguel MEDINA / AFP]

Pogba kembali ke markas mantan klubnya dan sukses membawa Manchester United meraih kemenangan.

Suara.com - Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba mendapatkan sambutan yang hangat dari para pendukung Juventus saat kembali ke Allianz Stadium, meskipun hadir sebagai musuh. Gelandang Timnas Prancis itu pun mengucapkan terima kasih atas sambutan yang bersahabat tersebut.

Hal ini terjadi kala Man United sowan ke markas Juventus, Allianz Stadium pada laga matchday 4 Grup H Liga Champions 2018/2019, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB. Pogba tampil apik dan sukses membawa klubnya melakoni comeback impresif untuk memenangi laga tandang sulit ini dengan skor 2-1 

Pogba sendiri memang bukan sosok yang asing bagi Juventus dan para pendukungnya. Pasalnya, sebelum dibeli kembali oleh Man United pada musim panas 2016 dengan harga yang memecahkan rekor transfer kala itu, yakni 89 juta pounds, Pogba menjalani empat musim yang sukses bersama Juventus.

Bagaimana tidak, Pogba turut mempersembahkan empat gelar Scudetto serta beberapa gelar domestik lain. Gelandang berusia 26 tahun itu juga membawa Juventus melaju ke final Liga Champions, meskipun gagal juara. Tak heran jika pemain berjuluk Il Polpo itu mendapat sambutan hangat dari para Juventini di Allianz Stadium.

Sambutan hangat yang diberikan para pendukung Juventus tersebut membuat Pogba merasa tersanjung. Sang pemain pun mengucapkan banyak terima kasih dan mengaku sangat respek dengan apa yang sudah dilakukan para Juventini.

"Para fans menyambut saya dengan sangat hangat dan saya sangat menghormati sambutan mereka. Saya sangat respek pada mereka. Hari ini kami melawan tim yang bagus, tapi tiga poin adalah hal yang paling penting bagi kami," tutur Pogba kepada BT Sport.

"Ini kemenangan yang indah, itu hal yang paling penting," sambung pemain jebolan akademi Man United tersebut.

Di Allianz Stadium, Juventus sempat unggul lebih dahulu melalui gol cantik Cristiano Ronaldo pada pertengahan babak kedua. Namun, tim tuan rumah akhirnya harus menelan pil pahit. Kecolongan dua gol hanya dalam rentang waktu empat menit di penghujung laga, Juventus akhirnya menyerah dengan skor 1-2.

Juan Mata menyamakan skor bagi Man United lewat tendangan bebas cantiknya di menit 86. Nahasnya, gol kemenangan tim tamu tercipta dari bunuh diri bek andalan Juventus, Leonardo Bonucci di menit 90.

Juventus sendiri praktis mengontrol pertandingan dari menit awal sampai akhir, namun sayangnya Bianconeri gagal memastikan kemenangan saat berada di atas angin.

Hal ini memang terlihat dari statistik pertandingan. Seperti saat kedua tim bertemu di Old Trafford, yakni pada matchday 3 di mana Juventus menang 1-0, Bianconeri kembali mendominasi ball posession pada laga dini hari tadi. Juventus unggul dengan presentase 55 persen, berbanding Man United 45 persen.

Juventus juga meregister jumlah percobaan tembakan yang jauh lebih banyak, 23 berbanding 9, meski yang on target cuma 3, sama dengan yang dibukukan Man United.

Pogba pun angkat bicara soal momen ketika Man United menciptakan dua gol cepat yang menghadirkan comeback brilian buat timnya, serta kekalahan menyakitkan buat mantan klubnya.

"Saya tidak merayakan gol tersebut, saya merasa ada yang aneh. Kami sudah bermain bersama dengan baik dan berjuang hingga akhir dengan sangat baik. Kami mungkin punya napas atau kekuatan ekstra untuk menekan hingga akhir. Tapi, kemenangan ini memang terasa aneh karena Juventus sangat kuat dan bisa dibilang cukup dominan. Namun apapun itu, ini tetap tiga poin yang sangat bagus," tukas Pogba.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS