Jakmania Akan Minta Persija Kembalikan Piala Jika Terbukti Juara Settingan

Jum'at, 22 Februari 2019 | 12:17 WIB
Jakmania Akan Minta Persija Kembalikan Piala Jika Terbukti Juara Settingan
Konvoi Persija Jakarta diiringi ratusan ribu Jakmania (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Ketua Umum Jakmania, Ferry Indrasjarief rela gelar juara Liga 1 2018 Persija Jakarta dicabut jika terbukti melakukan praktik match fixing. Bahkan, Ferry mengatakan Jakmania akan jadi garda terdepan mendesak tim kesayangannya untuk segera mengembalikan trofi juara.

Beberapa waktu terakhir, Macan Kemayoran disebut-sebut terlibat dalam kasus pengaturan skor. Kabar tersebut semakin kencang setelah perangkat pertandingan yang ditutupi indentitasnya dalam sebuah acaea talk show televisi swasta menyebut pertandingan Persija vs Mitra Kukar di laga terakhir Liga 1 2018 sudah diatur

Laga yang berkesudahan dengan kemenangan Persija 2-1, membuat Pasukan Ibu Kota menjadi kampiun Liga 1 2018. Narasumber tersebut menyebut laga tersebut sudah disetting.

"Kalau memang benar-benar ada pengaturan, kita sama-sama korban, dan The Jak akan jadi orang pertama yang minta Persija kembalikan piala," kata Pira yang akrab disapa Bung Ferry itu.

Ketua Umum PP Jakmania Ferry Indrasjarief saat menyampaikan aksi damai dari hal kecil kepada para anggotanya di kawasan Kemayoran, Jakarta (Dok. Media Persija).
Ketua Umum PP Jakmania Ferry Indrasjarief saat menyampaikan aksi damai dari hal kecil kepada para anggotanya di kawasan Kemayoran, Jakarta (Dok. Media Persija).

Akan tetapi, Ferry meminta bukti yang cukup bahwa juara Persija sudah disetting. Hingga saat ini, Ferry dan rekan-rekan Jakmania lainnya masih menganggap Persija adalah juara sah kompetisi musim lalu.

"Tapi, sebelum itu, harus dibuktikan. Jangan spekulasi. Kami sampai detik ini menganggap Persija tetap juara yang sah," ia menambahkan.

"Kami tetap berada di tribune karena kami menghargai jerih payah pemain. Keringat pemain yang kami hargai," tegasnya.

Wakil ketua Satgas Antimafia Bola Krishna Murti juga memposting tiga klub yang bersih dari praktik match fixing di Indonesia. Klub tersebut adalah Persipura Jayapura, PSM Makassar, dan Persib Bandung.

Tidak ada di dalam daftar tersebut, Jakmania menganggapnya dengan santai. Meski begitu, Ferry menghargai kinerja dari Satgas Antimafia Bola.

Baca Juga: Soal Rumor Pindah ke AS Roma, Ini Kata Maurizio Sarri

"Selama itu belum bisa dibuktikan saya anggap masih omong kosong. Tapi, tolong pihak lain jangan memperkeruh keadaan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI