Menolak Diganti, Chelsea Potong Gaji Kepa Arrizabalaga Sepekan

Reky Kalumata

Selasa, 26 Februari 2019 | 09:51 WIB
Menolak Diganti, Chelsea Potong Gaji Kepa Arrizabalaga Sepekan
Reaksi kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris di stadion Wembley. Glyn KIRK / AFP

Suara.com - Klub Chelsea mengambil tindakan disiplin kepada Kepa Arrizabalaga. Kiper Chelsea ini diberikan sanksi dipotong gajinya satu pekan oleh pihak klub setelah menolak digantikan saat dikalahkan oleh Manchester City di final Piala Liga Inggris.

Pada laga final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019) waktu setempat, Kepa sempat mendapatkan dua kali perawatan di babak extra time final Piala Liga Inggris. Hal itu membuat Sarri memutuskan untuk menarik Kepa di menit 117.

Sementara Willy Caballero sudah bersiap untuk masuk lapangan. Namun saat ofisial pertandingan mengangkat tanda pergantian pemain, Kepa malah menolak diganti dan mengangkat jempol seakan menunjukkan bahwa dia baik baik saja.

Pemain Chelsea lainnya, seperti David Luiz yang membisikan sesuatu namun dia tetap bertahan di lapangan. Sementara Maurizio Sarri tampak kesal dan marah di pinggir dan sempat menuju lorong ganti pemain namun dia kembali ke tempatnya.

Reaksi Chelsea Maurizio Sarri (tengah) saat kiper Kepa Arrizabalaga menolak untuk digantikan oleh Willy Caballero (kanan) saat final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City di Wembley stadium. Adrian DENNIS / AFP
Reaksi Chelsea Maurizio Sarri (tengah) saat kiper Kepa Arrizabalaga menolak untuk digantikan oleh Willy Caballero (kanan) saat final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City di Wembley stadium. Adrian DENNIS / AFP

Namun usai pertandingan, manajer Sarri mengatakan bahwa telah terjadi kesalahpahaman. Ia mengatakan bahwa sebelumnya dia menduga Kepa mengalami cedera serius dari yang dirasakan oleh kiper asal Spanyol itu.

Manajer asal Italia itu juga mengungkapkan bahwa Kepa juga telah meminta maaf kepada dirinya dan juga para anggota tim lainnya. Meski demikian, hal itu tak dapat menghindari sanksi dari internal klub bukan dari pelatih kepada Kepa Arrizabalaga.

"Kepa dan saya telah berbicara tentang insiden itu. Itu adalah pembicaraan yang baik," kata Sarri di situs resmi Chelsea. "Ada kesalahpahaman kemarin [Minggu], tetapi dia menyadari dia membuat kesalahan besar dalam cara dia bereaksi."

"Dia telah meminta maaf kepada saya, rekan satu timnya dan klub. Terserah klub jika mereka ingin mendisiplinkannya sesuai dengan aturan klub, tetapi bagi saya masalah ini sekarang sudah ditutup," ujarnya

"Kinerja tim secara keseluruhan sangat positif dan sangat memalukan melihat bagaimana insiden ini telah membayangi usaha kami dalam final yang sangat kompetitif. Kini semua fokus pada laga berikutnya dan kita semua sudah melupakan ini," pungkas Sarri.

Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga (kiri) sempat dibisikan sesuatu oleh bek David Luiz (kanan) saat menolak digantikan oleh Willy Caballero saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris di Wembley. Adrian DENNIS / AFP
Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga (kiri) sempat dibisikan sesuatu oleh bek David Luiz (kanan) saat menolak digantikan oleh Willy Caballero saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris di Wembley. Adrian DENNIS / AFP

Sementara Kepa meminta maaf atas situasi ini dan menerima hukuman apa pun yang dijatuhkan kepadanya. "Saya sangat senang bermain di final piala pertama saya untuk Chelsea dan sangat bangga dengan kinerja tim," ujarnya.

baca juga

"Saya telah memikirkan lebih banyak tentang inside terseut. Walaupun ada kesalahpahaman, pada refleksi, saya membuat kesalahan besar dengan bagaimana saya menangani situasi," kata Kepa Arrizabalaga.

"Saya ingin meluangkan waktu pada hari ini [Senin] untuk meminta maaf sepenuhnya dan secara langsung kepada pelatih, kepada Willy, rekan satu tim saya dan ke klub.

"Saya telah melakukan ini dan sekarang saya ingin meminta maaf kepada para penggemar. Saya akan belajar dari hal ini dan akan menerima hukuman atau disiplin apa pun yang klub anggap tepat," pungkas Kepa Arrizabalaga. (Scoresway)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mourinho: Hazard Punya Modal untuk Sukses di Real Madrid

Mourinho: Hazard Punya Modal untuk Sukses di Real Madrid

Bola | Senin, 25 Februari 2019 | 20:57 WIB

Situasi di Chelsea Bikin John Terry Terkejut, Kenapa?

Situasi di Chelsea Bikin John Terry Terkejut, Kenapa?

Bola | Senin, 25 Februari 2019 | 17:41 WIB

Mantan Pemain Chelsea, Chris Sutton: Kepa Harusnya Diseret Keluar Lapangan

Mantan Pemain Chelsea, Chris Sutton: Kepa Harusnya Diseret Keluar Lapangan

Bola | Senin, 25 Februari 2019 | 14:50 WIB

Kepa Arrizabalaga: Tak Ada Niat Saya Menentang Maurizio Sarri

Kepa Arrizabalaga: Tak Ada Niat Saya Menentang Maurizio Sarri

Bola | Senin, 25 Februari 2019 | 11:06 WIB

Dapat Cemoohan dari Fans Chelsea, Maurizio Sarri Bela Jorginho

Dapat Cemoohan dari Fans Chelsea, Maurizio Sarri Bela Jorginho

Bola | Jum'at, 22 Februari 2019 | 17:58 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×