Salut, Bali United Gaji Pemainnya Lebih Tinggi dari Klub Eropa

Rauhanda Riyantama
Salut, Bali United Gaji Pemainnya Lebih Tinggi dari Klub Eropa
Pemain Sriwijaya FC Yu Hyunkoo (kiri) berebut bola dengan pemain Bali United FC Nick Van Der Velden (kanan) saat pertandingan Go Jek Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (6/10). Bali United FC kalah atas tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor 3-2. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Bali United menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia menjadi lumbung pekerjaan yang mewah untuk pesepak bola asing.

Suara.com - Sebuah kabar terbaru menyatakan bawah klub Indonesia mampu memberi gaji yang sangat tinggi kepada pemain asing. Bahkan, gaji tersebut melebihi apa yang mampu dibayar oleh klub beken asal Belanda, AZ Alkmaar.

Nick van der Velden memberikan pengakuan mengejutkan terkait gaji tertinggi selama karier profesional dirinya di dunia sepak bola. Kendati pernah bermain di berbagai klub Eropa, ia justru mendapat gaji tertinggi ketika membela Bali United.

Padahal, Nick merupakan salah satu pemain yang berlabel marquee player atau pernah bermain di liga top Eropa. Pria asal Belanda itu pernah membela berbagai klub tenar mulai dari RKC Waalwijk, AZ Alkmaar, NEC, hingga Groningen.

"Di Bali, saya mendapatkan penghasilan terbesar sepanjang karier, bahkan lebih dari di AZ. Saya mendapat penghasilan yang baik, semuanya bersih dan saya tak membayar sewa-sewa semacam itu," kata Van der Velden dalam acara Veronica Inside.

"Bahkan uangku juga masih ada yang dibawa oleh Melvin Platje (mantan rekannya di Bali United -red)," imbuhnya dengan nada bercanda.

Nick van der Velden tercatat membela Bali United selama dua musim. Kehadiran gelandang penuh skill itu sukses mengangkat performa Bali United dengan finis di posisi kedua di Liga 1 2017 dan bermain di kompetisi Asia semusim setelahnya.

Selama berseragam Bali United, Nick telah membuat 53 penampilan serta menyumbang enam gol serta 11 assist. Namun, sejak akhir musim Liga 1 2018, pria 38 tahun itu telah memutuskan untuk gantung sepatu.

Selapas pensiun, Nick tampak jelas tidak bisa lepas dari dunia sepak bola. Ia kini diketahui tengah magang sebagai pelatih di AZ Alkmar untuk kelompok usia 15 tahun.

Bolatimes/Irwan Febri Rialdi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS