Cerita Luis Suarez Mogok Antar Anak ke Sekolah karena Kalah dari Liverpool

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi
Cerita Luis Suarez Mogok Antar Anak ke Sekolah karena Kalah dari Liverpool
Penyerang Barcelona, Luis Suarez, merayakan gol ke gawang Real Sociedad dalam laga yang berakhir 2-1, Sabtu (15/9/2018). [AFP/Gabriel Bouys]

Kekalahan atas Liverpool di Liga Champions membuat Suarez tidak ingin melakukan apapun.

Suara.com - Kekalahan Barcelona atas Liverpool pada semifinal Liga Champions lalu ternyata memberikan efek sakit hati bagi skuat Blaugrana. Striker Luis Suarez misalnya.

Barcelona tersingkir dari Liga Champions 2018/2019. Sempat unggul 3-0 pada leg pertama di Camp Nou, skuat Blaugrana tidak disangka digulung 0-4 ketika melawan Liverpool di Anfield.

Kekalahan itu pun membuat hati Suarez hancur lebur. Bahkan, setelah kekalahan itu, ia mengaku sempat mogok mengantarkan anaknya ke sekolah karena tidak mood untuk melakukan apapun.

Reaksi striker Barcelona Luis Suarez saat menghadapi Villarreal yang berakhir imbang 4-4 La Ceramica stadium. JOSE JORDAN / AFP
Reaksi striker Barcelona Luis Suarez saat menghadapi Villarreal yang berakhir imbang 4-4 La Ceramica stadium. JOSE JORDAN / AFP

"Hari setelahnya, kembali ke Barcelona, itu adalah momen terburuk dalam hidup dan karier saya, sama dengan kegagalan di Piala Dunia 2014. Saya ingin menghilang saja dari dunia ini," kata Suarez kepada Fox Sport.

"Saya tidak mau mengantar anak saya ke sekolah, semua bisa melihat bahwa saya dalam kondisi yang sangat buruk. Saya punya hari-hari di mana tidak ingin melakukan apapun, itu adalah saat-saat yang sulit," tuturnya menambahkan.

Saat ini, Suarez tengah fokus membela Timnas Uruguay di Copa America 2019. Mantan striker Liverpool itu tentu tidak ingin mengulang sakitnya kegagalan bersama tim nasional.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS