Hadapi PSM, Persija Minta Pengamanan Maksimal di Makassar

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Hadapi PSM, Persija Minta Pengamanan Maksimal di Makassar
Manajer Persija Jakarta, Marsekal Pertama TNI Ardhi Tjahjoko. [Suara.com / Adie PRASETYO]

Persija akan bertandang ke markas PSM Makassar di final leg kedua Piala Indonesia

Suara.com - Manajer Persija Jakarta Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ardhi Tjahjoko meminta agar timnya diberikan pengamanan ekstra saat melakoni pertandingan leg kedua final Piala Indonesia melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/2019).

Permintaan Ardhi bukan tanpa alasan. Mengingat ini adalah pertandingan final sehingga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Apalagi, Macan Kemayoran --julukan Persija-- sudah unggul 1-0 di leg pertama. Selain itu juga, pembagian trofi juara akan dilakukan di markas PSM.

Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko (kedua kiri), CEO PSM Munafri Arifuddin (kedua kanan) dan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria (kanan) saat drawing final Piala Indonesia. [Suara.com/Adie Prasetyo]
Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko (kedua kiri), CEO PSM Munafri Arifuddin (kedua kanan) dan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria (kanan) saat drawing final Piala Indonesia. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Tentu, potensi adanya hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Apalagi, jika nantinya Persija yang mengangkat trofi di markas PSM.

"Kalau masalah pengamanan tentu ada. Saya juga sudah katakan ke media officer, saat MCM (Match Commissioner Meeting) nanti, yang jelas kami meminta pengamanan. Pengamanan yang standar tentunya. Standar dalam arti, pengamanan seperti biasa," kata Ardhi saat ditemui di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Rabu (24/7/2019).

"Cuma karena ini final, saya minta ekstra pengamanan. Terutama untuk pemain. Saya tidak mau pemain saya terjadi apa-apa. Kita tahu atmosfer final, di kandang lawan, kita harus antisipasi itu," ia menambahkan.

Ardhi juga ingin Panitia Penyelenggara Pertandingan (Panpel) PSM Makassar menyiapkan kendaraan lapis baja untuk membawa Ismed Sofyan dan kawan-kawan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Mungkin saya minta rantis juga. Untuk menjaga. Kalau tidak terjadi apa-apa, ya normal. Kalau terjadi apa-apa saya minta rantis. Saya sudah bilang juga ke security officer mereka," ungkapnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS