Hadapi Vietnam di Laga Perdana Piala AFF U-15, Indonesia Bidik Poin Penuh

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Hadapi Vietnam di Laga Perdana Piala AFF U-15, Indonesia Bidik Poin Penuh
Pelatih Kepala tim nasional U-16 Bima Sakti (Tengah) memberikan arahan saat sesi latihan perdana di Lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2019). Tim nasional U-16 disiapkan untuk bermain dalam turnamen AFF U-16 pada 27 Juli 2019, dalam grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, Singapura dan Filipina. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Setelah Vietnam, timnas Indonesia akan menghadapi Singapura.

Suara.com - Sabtu (27/7/2019), Timnas Indonesia U-16 akan memulai kiprahnya di Piala AFF U-15 2019. Vietnam akan menjadi lawan pertama timnas U-16 di kejuaraan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Indonesia adalah juara bertahan di kejuaraan antar negara di Asia Tenggara ini. Pada edisi sebelumnya, Garuda Asia --julukan timnas Indonesia U-16-- meraih gelar juara di bawah asuhan Fakhri Husaini.

Tentu, mempertahankan gelar juara bukan perkara mudah. Apalagi, tim yang ada saat ini jauh berbeda dari sebelumnya.

Kini, timnas U-16 dilatih oleh Bima Sakti. Untuk pemain, tidak akan ada lagi nama-nama seperti Sutan Zico, Bagus Kahfi, Bagas Kahfa, dan lain-lain yang berhasil mempersembahkan trofi untuk Indonesia di Piala AFF U-15 lalu.

Untuk pemain, Bima Sakti mendapatkannya dari ajang kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16. Meski demikian, tekad dan keinginan anak-anak muda Indonesia untuk menjadi juara tetap sama.

Indonesia tergabung di Grup A bersama dengan Vietnam, Myanmar, Timor Leste, Singapura, dan Filipina. Pasukan Merah Putih harus berada pada posisi dua besar untuk bisa lolos ke semifinal.

"Yang jelas, tim ini sudah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik di setiap laga. Saya yakin jika kami terus menjaga dan memegang teguh hal ini, hasil terbaik akan mengikuti," kata Bima Sakti dikutip dari laman resmi PSSI.

Lima tim harus diatasi oleh timnas Indonesia di fase grup ini. Mereka harus bisa mendapatkan poin sebanyak-sebanyaknya demi satu tempat di babak semifinal.

Selain itu, Bima Sakti selaku juru taktik juga harus pintar memutar otak dalam mengatur komposisi pemain-pemainnya. Karena pertandingan akan dimainkan setiap dua hari, artinya setiap tim hanya memiliki waktu satu hari untuk memulihkan kondisi para pemainnya.

Andaikata nantinya timnas Indonesia lolos ke semifinal, lawan berat sudah menanti. Yaitu jawara atau runner up dari Grup B.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS