Justin Hubner Tutup Pintu ke Indonesia usai Dapat Ancaman Pembunuhan

Arief Apriadi

Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:13 WIB
Justin Hubner Tutup Pintu ke Indonesia usai Dapat Ancaman Pembunuhan
Setelah sempat mendapat ancaman pembunuhan dari oknum suporter via pesan singkat Instagram, Justin Hubner telah membuat keputusan. [Dok. IG/JustinHubner5]

Suara.com - Setelah sempat mendapat ancaman pembunuhan dari oknum suporter via pesan singkat Instagram, Justin Hubner telah membuat keputusan.

Pemain keturunan berusia 21 tahun itu menegaskan bakal tetap berkarier di Eropa, sekaligus menutup peluang ke Indonesia dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Justin Hubner langsung melalui media sosial Instagram pada Kamis (10/7/2025).

“Saya bakal kasih tahu nanti ya (klub barunya). Saya akan bertahan di Eropa,” ungkap Hubner.

Namun di balik keputusan ini, tersimpan cerita kelam yang menjadi sorotan luas: Hubner mengaku menerima ancaman pembunuhan dari oknum suporter Indonesia.

Hal ini tampaknya menjadi salah satu faktor yang membuatnya enggan kembali ke Tanah Air.

Bek keturunan Belanda Justin Hubner baru-baru ini menjadi sasaran ancaman pembunuhan melalui media sosial. (iG Justin Hubner)
Bek keturunan Belanda Justin Hubner baru-baru ini menjadi sasaran ancaman pembunuhan melalui media sosial. (iG Justin Hubner)

Insiden mengejutkan ini bahkan menjadi sorotan media luar negeri.

Media Vietnam, Dantri, menyoroti bahwa Hubner mengalami "hari-hari penuh tekanan" karena statusnya yang tengah tanpa klub, ditambah tekanan dari fans Indonesia sendiri yang mengirim pesan kebencian melalui Instagram.

Dalam unggahan Instagram Story-nya, Hubner membeberkan salah satu pesan yang dikirim oleh akun bernama gak__norak.

baca juga

“I want to kill you, I swear! Keep living with your stupid mindset. What a disgraceful player (Aku ingin membunuhmu, sumpah! Teruslah hidup dengan pola pikir bodohmu itu. Dasar pemain yang memalukan).”

Ironisnya, akun yang sama sebelumnya pernah menyemangati Hubner saat ia mengalami cedera, dengan menulis:

“Justin, get well soon, we need you. 300 million Indonesian fans will always support you (Justin, cepat sembuh, kami membutuhkanmu. 300 juta penggemar Indonesia akan selalu mendukungmu).”

Respons dewasa ditunjukkan Hubner. Ia tidak terpancing emosi dan menanggapi pesan tersebut dengan tenang:

“Semoga kami baik-baik saja, saudaraku.”

Ancaman ini datang di saat Hubner tengah dalam masa transisi. Kontraknya dengan Wolverhampton Wanderers U-21 resmi berakhir pada 30 Juni 2025 dan ia belum mengumumkan klub barunya.

Beberapa spekulasi mengarah ke Oxford United, klub Championship Inggris yang juga baru saja diperkuat dua pemain Timnas Indonesia lainnya, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny.

Sempat muncul rumor bahwa Hubner akan bergabung dengan klub Liga 1 seperti Bali United.

Namun, pemain keturunan Belanda itu menepis kabar tersebut dan menegaskan bahwa ia masih berada di Belanda sambil melakukan latihan mandiri.

Ancaman pembunuhan terhadap pemain sendiri jelas mencoreng citra suporter Indonesia di mata dunia.

Media Vietnam bahkan menyebutnya sebagai aib yang mempermalukan sepak bola nasional.

Sorotan tajam ini muncul karena aktivitas Hubner di Bali saat libur, yang dianggap oleh sebagian pihak sebagai bentuk ketidakseriusan terhadap kariernya, apalagi di tengah statusnya sebagai pemain tanpa klub.

Selama masa libur, Hubner terlihat sering menghabiskan waktu bersama artis Jennifer Coppen dan mempromosikan merek parfumnya.

Aktivitas pribadi itu justru dijadikan dasar oleh oknum suporter untuk melontarkan kritik hingga ancaman.

Namun, yang perlu digarisbawahi, kritik tidak bisa dibenarkan jika berujung pada kekerasan verbal atau fisik.

Ancaman pembunuhan, terlebih melalui media sosial, bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selain Hubner, media Vietnam juga mencatat bahwa ada sejumlah pemain naturalisasi Indonesia lain yang saat ini berstatus tanpa klub, seperti Jordi Amat, Thom Haye, Rafael Struick, Shayne Pattynama, dan Nathan Tjoe-A-On.

Situasi ini menambah keresahan di tengah persiapan Timnas menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Wajar jika penggemar menginginkan para pemain bintangnya segera mendapatkan klub baru demi menjaga performa.

Namun, tekanan berlebihan—apalagi dengan ancaman pembunuhan—tidak hanya merusak moral pemain, tetapi juga merusak wajah sepak bola Indonesia di mata internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Buruk! Timnas Indonesia Terancam Kehilangan Striker dan Gelandang di Ronde 4

Kabar Buruk! Timnas Indonesia Terancam Kehilangan Striker dan Gelandang di Ronde 4

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:02 WIB

Ogah Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp225 Miliar Ini Pilih Lanjut di Turki

Ogah Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp225 Miliar Ini Pilih Lanjut di Turki

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:30 WIB

Rentetan Nasib Buruk Hantam Elkan Baggot usai 2 Kali Tolak Panggilan Timnas Indonesia

Rentetan Nasib Buruk Hantam Elkan Baggot usai 2 Kali Tolak Panggilan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×