PSSI Gandeng AFF Bangun Kembali Sepak Bola Lombok

Galih Priatmojo, Muhammad Ilham Baktora

Senin, 05 Agustus 2019 | 14:10 WIB
PSSI Gandeng AFF Bangun Kembali Sepak Bola Lombok
Anak-anak korban Lombok dan NTB melakukan latihan bersama dalam acara AFF Disaster Relief Through Football di lapangan Legenda Malomba, Nusa Tenggara Barat, Minggu (4/8/2019). (PSSI)

Suara.com - Federasi Sepak Bola Asean (AFF) beserta PSSI berupaya mengembalikan persepakbolaan di Lombok dan NTB usai dihantam gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter, 5 Agustus 2018 lalu. Program amal yang menyasar ratusan anak tersebut dilakukan untuk merehabilitasi mental generasi muda untuk kembali membangkitkan semangat anak-anak melalui sepak bola.

Usai diterjang gempa, Lombok Utara dan NTB mengalami kerusakan yang cukup parah. Tak hanya bangunan rumah tinggal namun sarana pendukung dan fasilitas umum seperti stadion sepak bola ikut terdampak atas pergeseran tanah tersebut.

Melalui kegiatan AFF Disaster Relief Through, yang digelar di Lapangan Legenda Malomba, Nusa Tenggara Barat AFF dan PSSI hadir untuk membantu korban gempa dengan menggelar coaching clinic terutama untuk generasi muda melalui sepak bola.

"Kegiatan ini sendiri dimaksudkan sebagai bantuan kepada anak-anak yang mengalami bencana. Melalui sepak bola mereka diajak melepaskan bebannya dengan olahraga itu. Kebetulan kita menggunakan kurikulum Filanesia PSSI, sehingga mereka bisa belajar dan bermain sesuai koridor yang ada sebelumnya, ungkap Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dikutip dari laman resmi PSSI.

Rehabilitasi tersebut juga dihadiri Anggora Exco PSSI, Refrizal dan Asisten Pelatih Timnas Senior, Joko Susilo.

AFF serta PSSI menggelar kegiatan AFF Disaster Relief Through di lapangan Lagenda Malomba, Nusa Tenggara Barat, Minggu (4/8). (PSSI)
AFF serta PSSI menggelar kegiatan AFF Disaster Relief Through Football di lapangan Legenda Malomba, Nusa Tenggara Barat, Minggu (4/8). (PSSI)

Menurut Joko Susilo, pihaknya juga menggandeng delapan pelatih lokal Lombok untuk memberi ilmu dan nilai positif sepak bola kepada anak-anak Lombok.

"Materi yang kami bawa tentu pendidikan dasar di sepak bola, seperti permainan dasar bola, pengembangan sepak bola, dan motivasi kepada anak-anak untuk masa depan mereka dengan sepak bola," ungkapnya.

Sekretaris Asprov PSSI NTB, Prietia Eko Prabowo dan Gubernur NTB yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Baiq Eva Nurcahya Ningsih menyambut kegiatan rehabilitasi mental generasi muda tersebut.

"Gempa tahun lalu memang berdampak terhadap sarana sepak bola di sini. Beberapa diantaranya digunakan untuk mengungsi dan lainnya ada yang rusak. Hal itu menjadi pukulan untuk sepak bola NTB dan juga berupaya membangun sepak bola Lombok," ungkap Prietia Eko Prabowo.

baca juga

"Atas nama Pemda kita berterimakasih kepada AFF berkenan menyelenggarakan acara ini. Kita ingin menunjukkan NTB sudah siap bergerak pasca gempa," tambah Baiq Eva Nurcahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkubur Gundukan Pasir, Ketua PSSI Gunung Mas Tewas Mengenaskan

Terkubur Gundukan Pasir, Ketua PSSI Gunung Mas Tewas Mengenaskan

News | Minggu, 04 Agustus 2019 | 00:06 WIB

Madura United, Persebaya dan Persib Didenda Ratusan Juta

Madura United, Persebaya dan Persib Didenda Ratusan Juta

Bola | Kamis, 01 Agustus 2019 | 21:37 WIB

Resmi, Laga Tunda Final Piala Indonesia Digelar pada 6 Agustus di Makassar

Resmi, Laga Tunda Final Piala Indonesia Digelar pada 6 Agustus di Makassar

Bola | Senin, 29 Juli 2019 | 12:44 WIB

Terkini

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

×