- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya pada tanggal 2 Agustus 2026.
- Sekolah yang dibangun di Kecamatan Bulak ini menampung 270 siswa dari keluarga kurang mampu melalui seleksi Program Keluarga Harapan.
- Pembangunan sekolah di atas lahan 6,6 hektare tersebut menghabiskan realisasi anggaran sebesar Rp 3,21 triliun.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Surabaya yang berlokasi di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.
Dalam kunjungan ini, Menkeu Purbaya untuk meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar yang telah berjalan sejak 30 Juli 2026 berlangsung dengan baik.
Di sana, ia menyusuri rute keseharian peserta didik mulai dari lingkungan asrama hingga ruang kelas. Purbaya turut meninjau kondisi furnitur, sirkulasi udara, serta kesiapan ruang kelas dan meja belajar untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik.
"Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik," ujar Menkeu di hadapan para siswa, dikutip dari siaran pers, Minggu (2/8/2026).
Sementara itu Kepala Sekolah SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Prapti Wardani menyambut baik kunjungan tersebut.
"Kunjungan Pak Menkeu memberikan semangat kepada para siswa, guru, dan tenaga pendidik. Sarananya juga begitu bagus, maka harapan kami semoga sukses untuk program SR ini," ungkap Prapti.
![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau proyek Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya pada Sabtu (1/8/2026). [Dok. Kemenkeu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/02/51393-menteri-keuangan-purbaya-yudhi-sadewa-meninjau-proyek-sekolah-rakyat-terintegrasi-2-kota-surabaya.jpg)
Pada tahun ajaran 2026/2027, SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya menampung 270 peserta didik yang terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa jenjang SMP, dan 120 siswa jenjang SMA, termasuk 98 siswa kelas XI.
Seluruh peserta didik diseleksi melalui skema Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bagian dari upaya menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu secara tepat sasaran.
Proses belajar-mengajar didukung oleh 131 tenaga pendidik yang terdiri dari 41 guru, 37 wali asuh, 10 wali asrama, dan 43 tenaga pendukung lainnya untuk mendampingi keseharian peserta didik di lingkungan asrama.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp 3,52 triliun dan pagu anggaran sebesar Rp 3,82 triliun. Hingga saat ini, realisasi anggaran pembangunan telah mencapai Rp 3,21 triliun.