FAM Berencana Laporkan Kericuhan di SUGBK ke FIFA, Ini Komentar PSSI

Sabtu, 07 September 2019 | 10:45 WIB
FAM Berencana Laporkan Kericuhan di SUGBK ke FIFA, Ini Komentar PSSI
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019). [Suara.com/Adie Prasetyo]

Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berencana melaporkan kejadian kericuhan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019) kepada FIFA. PSSI selaku tuan rumah mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Kericuhan terjadi saat Malaysia dijamu oleh timnas Indonesia. Di mana ada oknum suporter Garuda melakukan hal-hal yang kurang terpuji.

Seperti provokasi terhadap fans Malaysia, melempari suporter tamu dengan botol minuman hingga bom asap, hingga bentrok dengan kepolisian. Sementara FAM telah berencana melaporkan kejadian tersebut kepada FIFA.

Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria pertandingan tersebut pasti dihadiri oleh match commisioner yang merupakan perwakilan dari FIFA. Oleh karenanya, kejadian yang ada di SUGBK sudah pasti FIFA mengetahuinya.

"Jadi kalau di pertandingan internasional, itu, apabila ada suatu kejadian, sudah diatur dalam prosedur dan ketentuan yg berlaku. Jadi di pertandingan internasional itu sudah ada match commisioner, security officer, yang langsung datang dari FIFA, jadi bukan perkara federasi melaporkan, jadi memang sudah ada prosedurnya," kata Tisha saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (6/9/2019) malam.

"Jadi hal tersebut sudah dipantau secara langsung karena ini memang merupakan ajang FIFA World Cup Qualifier," ia menjelaskan.

Tisha menjelaskan sejatinya PSSI dan FAM telah bekerja sama sukseskan pertandingan ini. Bahkan, perwakilan kedua negara sering berjumpa sebelum laga dimulai.

Koreografi suporter timnas Indonesia saat melawan Malaysia di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).
Koreografi suporter timnas Indonesia saat melawan Malaysia di SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).

"PSSI dan FAM telah bekerja sama untuk menyukseskan pertandingan kemarin sejak sebulan lalu, bahkan telah menggelar dua meeting penting, pertama antara federasi dan federasi, keduanya dengan melibatkan kedua kepolisian, yakni kepolisian dari Malaysia dan kepolisian dari Indonesia," ia menjelaskan.

"Namun mengenai insiden kemarin, bagaimana tindak lanjutnya, itu sudah ada regulasi yang mengatur, jadi bukan siapa melaporkan siapa, tapi memang karena pertandingan internasional, diatur dalam regulasi internasional FIFA, match commisioner akan menindaklanjuti pada FIFA," jelasnya.

Baca Juga: Laga Lawan Malaysia Ricuh, Ini Komentar Manajer Timnas Indonesia

Terkait kemungkinan besar adanya sanksi yang diterima, PSSI pasrah menerimanya. Pihaknya bakal menerima jika FIFA menjatuhi sanksi.

"Sebagai satu organisasi olahraga, prinsip kita adalah fairplay, kita harus bisa menerima kekalahan dan menghargai kemenangan, kalau kita salah, kita harus akui kesalahan itu, kita harus terima itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI