Kieran McKenna Jadi Alasan Tumpulnya Lini Serang Man United Musim Ini?

Rully Fauzi
Kieran McKenna Jadi Alasan Tumpulnya Lini Serang Man United Musim Ini?
Staf pelatih tim utama Manchester United, Kieran McKenna (kanan) berdiskusi dengan pelatih kepala Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. [Paul ELLIS / AFP]

McKenna merupakan salah satu staf dari Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih kepala Manchester United.

Suara.com - Beberapa pemain senior Manchester United dikabarkan mulai ragu akan kemampuan serta kapabilitas staf pelatih tim, Kieran McKenna, pasca start buruk The Red Devils di musim 2019/2020 ini.

McKenna merupakan salah satu staf dari Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih kepala Man United.

Diketahui jika pria 33 tahun berkebangsaan Irlandia Utara itu cukup sering memimpin sesi latihan tim utama Man United, setelah Solskjaer memberikan delegasi.

Namun seperti dilansir Metro, beberapa pemain senior Man United merasa jika metode serta menu latihan dari McKenna jauh dari meyakinkan, terutama jika bicara soal taktik penyerangan serta opsi permainan di final third.

Ini membuat para penggawa The Red Devils --julukan Man United, terutama para pemain depan, menjadi seperti kebingungan saat hari pertandingan tiba.

Menariknya, klaim Metro tersebut didukung dengan kabar yang diturunkan Sportsmail, yang menyebut jika McKenna memang dikeluhkan para pemain lantaran kemampuan taktikalnya yang minim, terutama di aspek penyerangan.

McKenna sendiri menimba ilmu kepelatihan sejak usia muda lantaran harus pensiun dini sebagai pemain karena masalah cedera.

Karier kepelatihannya dimulai saat menukangi tim Tottenham Hotspur U-18 pada 2015 lalu. Setahun kemudian, ia bergabung dengan Man United saat Jose Mourinho masih menjabat pelatih kepala klub.

Hanya selang dua tahun, McKenna langsung 'naik kasta' secara cukup ekstrem dengan didaulat sebagai asisten manajer Man United bersama Michael Carrick, untuk menjadi 'tangan kanan' Mourinho.

Saat Mourinho dipecat dan digantikan Solskjaer pada Desember 2018, posisi asisten manajer Man United pun diambil alih Mike Phelan.

McKenna dan Carrick kemudian sedikit 'turun kasta' dengan beralih peran menjadi staf pelatih tim utama Man United.

Well, bicara Man United di musim ini, performa Marcus Rashford dan kolega memang jauh di bawah standar, yang berujung pada hasil-hasil minor.

Di pentas Liga Inggris, dari delapan matchweek yang telah berjalan, Man United asuhan Solskjaer sudah tiga kali menelan kekalahan dan saat ini terpuruk di peringkat ke-12 klasemen sementara.

The Red Devils saat ini tertinggal 15 poin dari Liverpool yang ada di puncak.

Yang lebih memalukan lagi, Man United kini hanya berjarak dua poin saja dari zona degradasi! Everton saat ini menghuni peringkat ke-18 klasemen dengan mengoleksi tujuh poin.

Bicara soal lini penyerangan, bisa dibilang sektor depan Man United 'tak bergigi'.

Setelah menang 4-0 pada pekan pembuka Liga Inggris musim ini, Man United tak pernah lagi mencetak lebih dari satu gol dalam suatu pertandingan.

Total dalam 10 laga terakhir di semua ajang sejak menang atas Chelsea, Man United hanya bisa mengemas tujuh gol dengan kebobolan sembilan gol!

Dalam tiga laga pamungkas mereka di semua kompetisi, Man United tercatat hanya bisa membukukan sebiji gol.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS