Pelatih Dortmund: Pelanggaran, Satu-satunya Cara Hentikan Lionel Messi

Syaiful Rachman
Pelatih Dortmund: Pelanggaran, Satu-satunya Cara Hentikan Lionel Messi
Pemain Barcelona Lionel Messi (kiri) melewati sejumlah pemain Borussia Dortmund dalam pertandingan matchday kelima Grup F Liga Champions yang digelar di Camp Nou, Kamis (28/11/2019). [AFP]

Barcelona tumbangkan Dortmund di matchday kelima Grup F Liga Champions.

Suara.com - Pelatih Borussia Dortmund Lucien Favre mengungkapkan satu-satunya cara untuk menghentikan Lionel Messi adalah dengan pelanggaran. Hal itu diungkap Favre setelah Dortmund ditumbangkan Barcelona dengan skor 3-1, Kamis (28/11/2019).

Dalam pertandingan Grup F Liga Champions yang berlangsung di Camp Nou, Messi memainkan peran penting. Pemain berjuluk La Pulga itu mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist.

Kapten timnas Argentina tersebut mencatatkan penampilannya yang ke-700 bagi raksasa La Liga itu.

Kekalahan Dortmund semakin membuat posisi Favre terjepit setelah musim ini mereka berada di posisi enam Bundesliga dengan perolehan 20 poin dari 12 pertandingan.

Namun, Favre tidak sungkan untuk memuji permainan peraih lima Ballon d'Or tersebut meski klubnya menjadi korban kehebatan Messi.

Pemain Barcelona Lionel Messi melewati sejumlah pemain Borussia Dortmund dalam pertandingan matchday kelima Grup F Liga Champions yang digelar di Camp Nou, Kamis (28/11/2019). [AFP]
Pemain Barcelona Lionel Messi melewati sejumlah pemain Borussia Dortmund dalam pertandingan matchday kelima Grup F Liga Champions yang digelar di Camp Nou, Kamis (28/11/2019). [AFP]

"Messi bermain sebagai false nine dan benar-benar luar biasa," kata Favre dalam jumpa pers usai pertandingan seperti dilansir Goal pada Kamis (28/11/2019).

"Ia menunggu bola dengan sangat baik dan bergerak sangat baik di antara lini tengah dan lini depan. Ketika ia mendapatkan bola, situasi menjadi sangat rumit."

"Anda harus melakukan pelanggaran untuk menghentikannya. Kalau tidak, itu sangat, sangat sulit."

"Messi sangat cepat, menggiring bola sangat baik dan kemudian umpan akhirnya juga sangat berbahaya," tambah pelatih asal Swiss itu.

Dengan tambahan tiga poin, Barcelona yang kini mengantongi 11 poin dipastikan finis sebagai pemuncak Grup F. Sementara Dortmund yang berada di posisi tiga dengan tujuh poin, harus bersaing di laga pamungkas grup. Mengingat di posisi kedua ada Inter Milan yang juga mengantongi tujuh poin namun unggul produktivitas gol.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS