Pelatih RB Salzburg: Melawan Liverpool Bak Tanding Tinju Kelas Berat

Rully Fauzi
Pelatih RB Salzburg: Melawan Liverpool Bak Tanding Tinju Kelas Berat
Pelatih Red Bull Salzburg, Jesse Marsch. [Paul ELLIS / AFP]

Pelatih RB Salzburg, Jesse Marsch melontarkan analogi menarik usai timnya dihajar Liverpool dini hari tadi.

Suara.com - Manajer Red Bull Salzburg Jesse Marsch mengibaratkan laga matchday pamungkas Grup E Liga Champions 2019/2020 kontra Liverpool di Red Bull Arena, Austria, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB bak sebuah pertandingan tinju kelas berat.

Menurut Marsch, dua pukulan dari lawan membuat RB Salzburg 'K.O' serta tersingkir dari Liga Champions musim ini.

Seperti diketahui, Salzburg menyerah 0-2 dari Liverpool dengan sepasang gol tim tamu dibukukan Naby Keita dan Mohamed Salah.

Menurut Marsch, situasi mungkin berbeda jika timnya bisa mencetak gol lebih dulu. 

"Saya pikir situasinya akan berbeda jika kami mencetak gol lebih dulu. Namun pada akhirnya, mereka memperlihatkan perbedaan kualitas khususnya gol kedua dari Salah," tutur Marsch seperti dilansir laman resmi UEFA.

"Laga ini seperti pertandingan tinju kelas berat. Mereka memukul kami, kami lalu memukul balik, lantas mereka melepaskan dua pukulan beruntun untuk membuat kami K.O," sambung pelatih berpaspor Amerika Serikat itu.

Kendati Salzburg pada akhirnya kalah dan tersingkir dari Liga Champions, Marsch mengungkapkan kebanggaan atas penampilan para pemainnya.

Terlebih, menurut Marsch timnya punya peluang berbahaya lebih dulu via duo penyerang, Erling Haaland dan Hwang Hee-chan.

Dikatakan pelatih berusia 46 tahun itu, peluang-peluang tersebut bisa dikonversi menjadi gol jika saja mereka tak menghadapi lawan sekelas Liverpool.

"Kami diperlihatkan kualitas lawan kami sejak menit pertama. Ada dua kesempatan dari Hwang dan Haaland, yang biasanya jadi gol, tapi ada Virgil van Dijk (bek Liverpool) yang terlalu hebat," kata Marsch.

"Jelas ini mengecewakan, namun saya pikir beberapa hari lagi kami akan menengok capaian kami dengan rasa bangga," pungkasnya.

Salzburg berakhir di peringkat ketiga klasemen Grup E di bawah Liverpool dan Napoli yang melenggang ke babak 16 besar Liga Champions 2019/2020.

Tersingkir dari Liga Champions, Salzburg tetap berhak mendapat satu tiket ke babak 32 besar Liga Europa musim ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS