Suara.com - Setelah sempat tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir, Persija Jakarta kembali mengalami masalah. Marko Simic dan kawan-kawan kembali tidak konsisten di dua pertandingan terakhir.
Ya, dua laga terakhir Macan Kemayoran --julukan Persija-- berakhir dengan kekalahan. Lima gol bersarang dari dua laga tersebut, yaitu saat melawan Bhayangkara FC takluk 0-3 dan Perseru Badak Lampung FC 0-2.
Tentu ini jadi masalah serius mengingat posisi Persija masih belum aman di klasemen Liga 1 2019.

Terkait hal ini, Asisten Pelatih Persija Sudirman tidak mau menyalahkan lini pertahanan timnya. Menurutnya, harus ada tanggung jawab juga dari pemain-pemain lainnya.
"Ya problemnya sih bukan hanya lini belakang ya karena bola itu juga terjadi begitu gampang seperti pemain dari tengah mereka suplay ke depan. Semua punya kontribusi dalam kesalahan tersebut, jadi kita tidak bisa menyalahkan lini belakang," kata Sudirman.
Sudirman menjelaskan, pemain di lini depan dan belakang harus memiliki tanggung jawab. Paling tidak, jika kehilangan bola langsung membantu pertahanan atau berusaha untuk merebutnya kembali.
"Karena pada saat kita hilang bola di depan, pemain tidak mau terlambat untuk mempressing merebut bola kembali, sehingga lawan bisa keluar dari pressing kita," ia menambahkan.
"Itu juga PR kita, jadi kalau kita hilang di depan, pemain harus punya kemauan untuk merebut kembali, dan tidak membiarkan pemain lawan untuk lolos," jelasnya.
Persija saat ini ada di posisi 14 klasemen sementara Liga 1 2019 degan perolehan 38 poin. Hanya selisih lima poin dari Perseru Badak Lampung FC yang ada di peringkat 16 atau posisi teratas zona degradasi.