5 Pemain Indonesia yang Sedot Perhatian Asia di 2019

Syaiful Rachman
5 Pemain Indonesia yang Sedot Perhatian Asia di 2019
Kolase foto pemain timnas Indonesia [Antara]

Termasuk dua pemain naturalisasi.

Suara.com - Prestasi gagal diukir timnas Indonesia senior dan timnas Indonesia U-22 di tahun 2019. Di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia putaran kedua, timnas Indonesia tampil buruk dengan menelan kekalahan di lima pertandingan.

Sementara di ajang SEA Games 2019, timnas Indonesia U-22 juga gagal memenuhi target medali emas. Tapi paling tidak, tim berjuluk Garuda Muda membawa pulang medali perak.

Meski perfoma timnas Indonesia belum memenuhi harapan, paling tidak ada lima nama pemain yang menjadi sorotan para pecinta sepak bola di Asia seperti dilansir Fox Sports.

Alberto Goncalves . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.
Alberto Goncalves . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

1. Alberto Goncalves - Madura United

Setelah resmi menjadi WNI di usia 37 tahun di 2018, Alberto 'Beto' Goncalves menjadi andalan lini depan tim nasional Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022.

Di laga pembuka kualifikasi Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pemain kelahiran Brasil mencetak dua gol ke gawang Malaysia serta membawa timnas Indonesia, ketika itu, unggul 2-1.

Namun di akhir pertandingan, Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 2-3 oleh Malaysia.

Di level klub, performa Beto di Liga 1 2019 bersama Madura United sangat impresif. Beto tercatat sebagai pemain tersubur bagi Madura United dengan 18 gol di akhir musim. Namun Beto gagal meraih gelar sebagai top skor Liga 1 2019 setelah kalah 10 gol dari pemain Persija Jakarta Marko Simic.

Pemain timnas Indonesia Yanto Basna [Antara]
Pemain timnas Indonesia Yanto Basna [Antara]

2. Yanto Basna - Sukhothai FC

Pemain bertahan Sukhothai FC Yanto Basna juga menjadi pemain Indonesia yang disorot. Basna tampil di empat dari lima pertandingan timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di mana skuat Garuda kebobolan 16 kali.

Banyaknya gol yang bersarang ke gawang Indonesia memang menandakan buruknya lini pertahanan skuat Garuda. Akan tetapi keberanian Basna dan daya jelajahnya di lapangan menjadi sorotan.

Tak ayal, Basna pun kini menjadi rebutan di liga utama Thailand, Thai League 1. Kabarnya, dengan berat hati Sukhothai FC akan melepas Basna ke PT Prachuap FC di tahun 2020.

Gelandang andalan sekaligus kapten Bali United, Fadil Sausu. [Laman resmi Bali United]
Gelandang andalan sekaligus kapten Bali United, Fadil Sausu. [Laman resmi Bali United]

3. Fadil Sausu - Bali United

Di bawah asuhan pelatih Stefano Cugurra, Bali United sukses meraih gelar juara Liga 1 2019. Keberhasilan Bali United tidak hanya memupuskan harapan juara musim lalu Persija Jakarta untuk pertahankan gelar, tapi juga membuat tim besar seperti Persebaya Surabaya dan Persipura Jayapura tak mampu bersaing di papan atas.

Keberhasilan Bali United meraih gelar juara tidak lepas dari peran para pemainnya. Tidak terkecuali Fadil Sausu.

Mantan pemain Mitra Kukar itu pernah diragukan oleh timnas Indonesia. Pertama kali Fadil bermain untuk timnas adalah di tahun 2017, dan itu hanya satu kali.

Namun di tahun 2019, di usia 34 tahun, Fadil tidak mensia-siakan kesempatan yang diberikan pelatih timnas Indonesia saat itu, Simon McMenemy. Kemampuannya dalam mendikte lini tengah dan mendukung serangan di lini depan sepertinya akan menjadi perhatian pelatih timnas Indonesia baru yang akan segera diumumkan PSSI.

Penyerang Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Penyerang Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

4. Osvaldo Haay - Persebaya Surabaya

Tahun 2019 menjadi tahun penuh terobosan bagi pemain muda Persebaya Surabaya Osvaldo Haay. Tampil apik di level klub, Osvaldo yang kini berusia 22 tahun menjadi andalan timnas Indonesia U-22.

Di level klub, Osvaldo sukses mengantar tim berjuluk Bajul Ijo finis di posisi dua klasemen akhir Liga 1 2019. Sedangkan di level timnas, Osvaldo sukses mengantar tim berjuluk Garuda Muda meraih medali Perak di SEA Games 2019 Manila, Filipina.

Pesepak bola Bali United Ilija Spasojevic (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Andre Ribeiro Dos Santos (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (8/12/2019). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Pesepak bola Bali United Ilija Spasojevic (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Andre Ribeiro Dos Santos (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (8/12/2019). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

5. Ilija Spasojevic - Bali United

Bagi bomber Bali United Ilija Spasojevic, tahun 2019 menjadi tahun duka sekaligus bahagia. Pada November 2019, pemain naturalisasi kelahiran Montenegro itu ditinggal pergi selama-lamanya oleh istri tercinta, Lehly Arief Spasojevic.

Jelang pergantian tahun, air mata pemain 32 tahun yang akrab disapa Spaso itu kembali membasahi pipi. Pasalnya, sang istri tidak bisa menyaksikan keberhasilannya mengantar Bali United menjuarai Liga 1 2019.

Di Liga 1 2019, Spaso tercatat mengemas 16 gol. Keganasannya di lini depan Bali United itupun diperkirakan akan kembali membuka peluang bagi pemain yang resmi menjadi WNI pada 2017 itu untuk kembali memperkuat timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih baru yang akan segera diumumkan PSSI.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS