Waspadai Keganasan Signal Iduna Park, Tuchel: PSG Wajib Percaya Diri

Syaiful Rachman
Waspadai Keganasan Signal Iduna Park, Tuchel: PSG Wajib Percaya Diri
Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel. [FRANCK FIFE / AFP]

PSG akan menghadapi Borussia Dortmund di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Suara.com - Paris Saint-Germain harus punya kepercayaan diri yang besar jika tak ingin menelan kekalahan di Stadion Signal Iduna Park, demikian dikatakan manajer mereka Thomas Tuchel.

PSG bakal bertandang ke Signal Iduna Park, menantang Borussia Dortmund dalam laga pertama 16 besar Liga Champions pada Selasa waktu setempat atau Rabu (19/2/2020) dini hari WIB yang juga menandai kepulangan Tuchel sejak meninggalkan klub tersebut pada akhir musim 2016/17.

Dua musim yang dihabiskan Tuchel di Signal Iduna Park, cukup baginya untuk menjadi saksi hidup betapa ganas atmosfer yang diciptakan oleh para suporter Dortmund di sana.

"Kepercayaan diri adalah kunci, jika tidak, kami tak mungkin bisa selamat di stadion ini, di hadapan suporter seganas ini," kata Tuchel dalam jumpa pers jelang pertandingan seperti dilansir Antara dari laman resmi PSG.

Rekam jejak PSG di berbagai kompetisi musim ini, menurut Tuchel harus menjadi sumber kepercayaan diri Le Parisien ketika berada di tengah lapangan Signal Iduna Park.

Para pemain PSG tertunduk lesu usai dikalahkan Stade Reims pada gelaran Ligue 1 2019/20 di Stadion Parc des Princes, Kamis (26/9/2019). [Instagram/@psg]
Para pemain PSG tertunduk lesu usai dikalahkan Stade Reims pada gelaran Ligue 1 2019/20 di Stadion Parc des Princes, Kamis (26/9/2019). [Instagram/@psg]

PSG lolos dari fase penyisihan grup Liga Champions dengan mengungguli pengoleksi gelar terbanyak Real Madrid. Sedangkan di level domestik, PSG saat ini bercokol di puncak klasemen Liga Prancis dengan keunggulan 10 poin serta sudah memesan tiket partai final Piala Liga Prancis dan selangkah lagi menuju partai puncak Piala Prancis.

"Semangat kebersamaan tim juga penting, para pemain harus menyerang dan bertahan secara harmonis. Bagi saya itu kuncinya," kata Tuchel.

Kylian Mbappe beradu dokumen dengan pelatih PSG, Thomas Tuchel, setelah ditarik keluar. (Franck Fife/AFP).
Kylian Mbappe beradu mulut dengan pelatih PSG, Thomas Tuchel, setelah ditarik keluar. (Franck Fife/AFP).

Yang jelas, Tuchel mengingat timnya agar tidak tenggelam dilamun atmosfer ganas Signal Iduna Park, yang salah satunya bisa ditempuh dengan menjaga ketenangan para pemain.

"Sulit untuk mengendalikan emosi Anda, terlebih lagi di sini. Saya tidak sepenuhnya yakin kami bisa melakukannnya 90 menit penuh," katanya.

"Tetapi kami harus bisa bermain dengan cerdas dan tak tenggelam dalam emosi, ini bakal menjadi ujian ketenangan, fokus dan kecermatan para pemain," pungkas Tuchel.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS