alexametrics

PT LIB Larang Klub Disponsori Situs Judi, Ini Respons Tira-Persikabo

Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
PT LIB Larang Klub Disponsori Situs Judi, Ini Respons Tira-Persikabo
Logo resmi Tira-Persikabo. [Laman resmi Tira-Persikabo]

Direktur Pengembangan Bisnis Tira-Persikabo, Rhendie Arindra angkat bicara.

Suara.com - Direktur Pengembangan Bisnis Tira-Persikabo, Rhendie Arindra mengaku sudah menerima surat edaran dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang isinya larangan setiap tim disponsori oleh rumah ataupun situs judi, rokok, dan minuman beralkohol.

Seperti diketahui, Tira-Persikabo memang menggandeng situs judi, SBOTOP sebagai sponsor utama klub. Nama SBOTOP pun terpampang dalam jersey yang akan digunakan Tira-Persikabo untuk Liga 1 2020.

Manajemen Tira-Persikabo sendiri menyebut, pihak klub bekerja sama lantaran memang tidak ada larangan dalam regulasi.

Namun, hal ini menjadi pertanyaan publik, mengingat penyebaran informasi mengenai perjudian bersifat ilegal di Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Pasal 27 ayat 2 UU No 11 tahun 2008 mengenai ITE.

Baca Juga: Prediksi Olympique Lyon vs Juventus di Babak 16 Besar Liga Champions

Kemarin, yakni pada Selasa (25/2/2020), PT LIB pun akhirnya mengeluarkan keputusan, yang intinya melarang klub-klub yang bertanding di Liga 1 dan Liga 2 2020 untuk bekerja sama dengan merk rokok, minuman keras, ataupun situs judi.

Terkait hal ini, Rhendie mengaku akan segera berdiskusi dengan jajaran board Tira-Persikabo.

"Sampai dengan ini kami baru menerima surat yang diedarkan oleh PT LIB. Sekarang kami akan melakukan disikusi terlebih dahulu dengan jajaran manajemen. Karena ini kita menerimanya baru," kata Rhendie Arindra saat dihubungi wartawan. 

"Karena sebelumnya tidak ada masalah dengan sponsor ini. Bahkan, kami sempat mengacu dengan perkataan ketum, kalau tidak ada regulasi yang kita langgar dari masalah ini," urainya.

Liga 1 2020 sendiri akan kick-off pada akhir pekan ini. Di laga pekan pembuka, Tira-Persikabo dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Pakansari. Bogor pada 2 Maret mendatang.  

Baca Juga: Thomas Muller: Untung Dulu Gnabry Jelek di Arsenal

Komentar