Tanggapi Usulan PT LIB Pangkas Subsidi, Umuh: Jangan Seenaknya Sendiri!

Syaiful Rachman Suara.Com
Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:21 WIB
Tanggapi Usulan PT LIB Pangkas Subsidi, Umuh: Jangan Seenaknya Sendiri!
Manajer Persib, Umuh Muchtar di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Senin (23/12/2019). [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengaku tidak setuju dengan wacana PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait pemotongan cicilan subsidi untuk klub Liga 1 dan 2 pada musim 2020.

"LIB jangan seenaknya sendiri, itu harus persetujuan semua. Kecuali kalau benar uangnya tidak ada. Jadi jangan main potong dan dipotong, itu tidak boleh," cetus Umuh, saat dihubungi, Jum'at (8/5/2020).

Sebagaimana dimuat dalam surat PT LIB bernomor 187/LIB-COR/V/2020, dijelaskan PT LIB memberikan usulan kepada PSSI, bahwa hanya akan membayar sebesar 67 persen subsidi dari kesepakatan awal untuk klub Liga 1 dan sebesar 40 persen untuk klub Liga 2.

Menurut Umuh kalau seperti ini maka seluruh klub Liga 1 dan Liga 2 pasti akan mencurigai rencana yang akan dilakukan PT LIB, termasuk Persib. Pasalnya, tidak ada pembicaraan jelas sebelumnya dengan klub Liga 1.

Surat PT LIB ke PSSI terkait pemberhentian kompetisi dan pemangkasan uang subsidi. [Suara.com/Adie Prasetyo]
Surat PT LIB ke PSSI terkait pemberhentian kompetisi dan pemangkasan uang subsidi. [Suara.com/Adie Prasetyo]

"Jangan sampai ada kecurigaan seperti itu, ini kan agar tetap kondusif, semuanya enak. Jadi terima uang berapa dan dikemanain, gitu aja," bebernya.

Ia meminta PT LIB bisa lebih transparan terkait pembayaran cicilan subsidi untuk klub Liga 1 dan Liga 2. Untuk informasi, sebelum Liga 1 2020 dimulai, PT LIB beserta klub Liga 1 dan 2, menyepakati besaran subsidi untuk setiap klub penghuni Liga 1 pada musim 2020 yaitu sebesar Rp 5,2 miliar. Sedangkan untuk Liga 2, setiap tim disubsidi Rp 1,15 miliar.

"Jadi jangan ada yang diumpetin dan disimpan. Terbuka aja, nanti kalau uang di perusahaan berapa, yang sudah janji diberikan berapa, kan bisa disesuaikan dengan keadaan uang," tukasnya.

Menurutnya, kalau saja PT LIB benar-benar kesulitan dalam masalah keuangan, maka tinggal dibicarakan semuanya dengan seluruh klub. Tiap klub pun, kata Umuh, akan mengerti dengan kondisi operator Liga 1.

"Kalau udah bangkrut mah tidak ada masalah, asal benar-benar uangnya tidak ada dan belum diterima PT LIB dari sponsor. Tapi kalau sudah menerima uang segera dikasihkan kepada klub-klub dan dikasih berapa-berapanya dijelaskan," pungkasnya. (Aminuddin)

Baca Juga: Tuntaskan Wajib Militer, Son Heung-min Raih Penghargaan

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI