- AFC mengapresiasi kiprah Persib dan Dewa United meskipun Persib terancam sanksi suporter masuk lapangan.
- Liga Indonesia melonjak ke posisi 18 Asia karena kontribusi 10.033 poin koefisien dari kedua klub tersebut.
- Persib juara grup ACL Two; Dewa United melaju ke semifinal zona timur AFC Challenge League.
Suara.com - Di tengah bayang-bayang potensi sanksi akibat insiden suporter, AFC lebih dulu melayangkan apresiasi terhadap kiprah Persib Bandung di pentas Asia musim ini. Bukan cuma Maung Bandung, tapi juga Dewa United wakil Indonesia lainnya.
Seperti diketahui, Persib kini berpotensi mendapat hukuman dari AFC setelah insiden masuknya oknum bobotoh ke lapangan saat laga melawan Ratchaburi FC beberapa waktu lalu.
Kasus tersebut tengah menjadi sorotan dan bisa berdampak pada klub secara administratif maupun finansial.
Namun sebelum isu sanksi itu mencuat luas, AFC lebih dulu merilis kabar membanggakan untuk sepak bola nasional.
Dalam pembaruan peringkat liga Asia awal 2026, Liga Indonesia melonjak signifikan ke posisi ke-18 terbaik di Asia, naik tujuh tingkat dari musim sebelumnya yang berada di peringkat ke-25.

Lonjakan tajam itu tak lepas dari kontribusi dua wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia: Persib Bandung dan Dewa United FC.
"Bagi Indonesia, prestasi puncak klasemen yang diraih Persib Bandung dan Dewa United FC di babak Grup ACL Two dan ACGL masing-masing memberikan kontribusi besar terhadap kenaikan peringkat mereka," tulis AFC.
Secara angka, kontribusi keduanya memang signifikan. Musim ini, Persib dan Dewa United telah menyumbang total 10.033 poin koefisien untuk Liga Indonesia, sebuah capaian yang mendongkrak reputasi kompetisi nasional di level Asia.
Persib tampil impresif di fase grup AFC Champions League Two 2025/2026. Maung Bandung keluar sebagai juara Grup G dengan catatan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Baca Juga: Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
Langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC.
Ironisnya, laga kontra Ratchaburi itulah yang kini menyeret Persib ke potensi sanksi disiplin akibat ulah suporter yang masuk ke lapangan.
Jika AFC menjatuhkan hukuman, situasi ini bisa menjadi noda di tengah prestasi yang sebelumnya dipuji secara resmi.
Di sisi lain, Dewa United masih menjaga asa Indonesia di kancah Asia. Mereka sukses melaju hingga semifinal zona timur AFC Challenge League dan berpeluang terus menambah koefisien liga.
Dalam laga terdekat, Dewa United akan menghadapi Manila Diggers FC pada babak semifinal zona timur.
Kini, mereka menjadi tumpuan terakhir untuk menjaga bahkan meningkatkan posisi Liga Indonesia di ranking Asia musim ini.
Prestasi Persib di Asia jelas mendapat pengakuan resmi dari AFC.
Namun di saat bersamaan, potensi hukuman akibat insiden suporter menjadi pengingat bahwa pencapaian di lapangan harus berjalan seiring dengan kedewasaan di tribun.