alexametrics

Pemain Persija Sandi Arta Jalankan Instruksi Shin Tae-yong Saat Lebaran

Reky Kalumata
Pemain Persija Sandi Arta Jalankan Instruksi Shin Tae-yong Saat Lebaran
Pemain Persija Jakarta U-18, Sandi Arta Samosir (dok. Persija)

Sandi Arta Samosir tetap menjaga asupan makanan saat merayakan lebaran

Suara.com - Pemain Persija Jakarta U-18, Sandi Arta Samosir menjalankan instruksi manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong untuk menjaga asupan makanan ketika merayakan Lebaran.

Sandi dan 44 pemain lain yang mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-19, diminta untuk tidak mengonsumi makanan berlemak tinggi termasuk gorengan.

"Ya kami sudah diingatkan mengenai asupan yang boleh dan tidak boleh dimakan selama Lebaran," ujar Sandi dalam laman resmi Persija seperti dilansir Antara.

Lebaran di Indonesia identik dengan makanan-makanan berlemak seperti opor, rendang, ketupat sayur dan lain-lain.

Baca Juga: 5 Hits Bola: Ibu Cristiano Ronaldo Unfollow Instagram Georgina Rodriguez

Tidak jarang ada pula goreng-gorengan seperti tempe, tahu dan bakwan sebagai pelengkap.

Shin Tae-Yong, yang berasal dari Korea Selatan, dikenal sangat disiplin soal makanan karena bagi dia, performa seorang pesepak bola dipengaruhi juga oleh apa yang ia dikonsumsi.

Sandi sendiri merayakan Lebaran di kampung halamannya, Medan. Dia pun mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah kepada rekan-rekannya sesama pemain, jajaran pelatih hingga suporter The Jakmania.

"Selamat Idul Fitri 1441 Hijriah buat teman-teman di tim, pelatih, manajemen dan juga The Jakmania di manapun berada. Selamat berkumpul bersama keluarga dan mohon maaf lahir dan batin," kata dia.

Timnas U-19 sendiri tengah menjalani TC virtual sejak 14 Mei 2020. Namun, demi memberikan kesempatan untuk merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah, TC itu diliburkan pada tanggal 23-25 Mei 2020.

Baca Juga: RB Leipzig Pesta Gol, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Jerman Pekan ke-27

Timnas Indonesia U-19 disiapkan untuk mengikuti Piala Asia U-19 2020 yang berlangsung pada 14-30 Oktober di Uzbekistan.

Komentar