Legiun Asing Persib Jajal Peruntungan Lewat Bisnis Kuliner di Bandung

Syaiful Rachman
Legiun Asing Persib Jajal Peruntungan Lewat Bisnis Kuliner di Bandung
Pemain Persib Bandung Nick Kuipers (kanan) berebut bola dengan pemain Persipura Jayapura Boaz Salossa di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (23/09/2019). (Foto Umarul Faruq)

Pemain asing Persib ini memilih tidak pulang kampung di tengah pandemi corona dan tinggal Bandung untuk mempersiapkan rencana bisnis kulinernya.

Suara.com - Bek tengah Persib Bandung Nick Kuipers kian serius untuk berbisnis kuliner di Bandung. Ia mengisi waktu luangnya di tengah kondisi kompetisi sepak bola Indonesia yang diliburkan sementara dengan mencoba peruntungan bisnis sandwich gulung alias wraps.

Nick memang memutuskan untuk tidak kembali ke Belanda di tengah pandemi Corona. Ia lebih memilih tinggal di daerah Dago, Bandung dan mempersiapkan rencana bisnis kuliner.

"Ya, seseorang memulai konsep Johnny Wrap di Bandung, saya pikir orang-orang akan suka itu dan itu akan berjalan sekarang," ujar Nick saat dihubungi wartawan, Jumat (5/6/2020).

Sebelumnya, pemain asal Belanda itu memang sudah membuka restoran wraps, di Maastricht, Belanda. Restoran itu ia beri nama Johnny Wrap. Di restoran itu, Nick dibantu rekannya menjual berbagai macam hidangan wraps.

Bek tengah Persib Bandung, Nick Kuipers usai latihan rutin bersama skuat Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/8/2019). [Suara.com/Aminuddin]
Bek tengah Persib Bandung, Nick Kuipers usai latihan rutin bersama skuat Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/8/2019). [Suara.com/Aminuddin]

Disamping itu, Nick mengatakan sangat menyambut baik wacana bakal dihelatnya kembali kompetisi Liga 1 2020. Ia mengaku tak berhenti melakukan latihan mandiri di saat skuad Maung Bandung--julukan Persib, meliburkan pemainnya, termasuk Nick.

Nick pun terpaksa harus berlatih mandiri agar kebugaran tubuhnya tak mengalami penurunan. Ia berharap bisa secepatnya kembali berlatih dengan rekan-rekan satu timnya di Persib.

"Saya harap liga bisa dimulai kembali, saya tak sabar. Saya tak berhenti berlatih setelah pertandingan terakhir kita. Jadi sekarang, saya masih berlatih di rumah, saya harap kita bisa berlatih bersama dengan tim segera," bebernya.

Kompetisi Liga 1 terpaksa harus dalam situasi force majeure karena terkena imbas wabah virus corona. Nasib kompetisi akan dipastikan setelah digelarnya rapat Exco PSSI.

Ditanya tentang kemungkinan tidak ada tim Liga 1 yang mengalami degradasi, pemain berusia 27 tahun itu mengaku menyerahkan masalah regulasi kepada PSSI. Ia pun mengaku cukup cemas dengan nasib tim Liga 2.

"Untuk tim dari liga 2, tentu itu tidak bagus, tapi itulah pilihan dari PSSI, hal yang paling penting adalah liga bisa dimulai kembali dan semuanya bisa bermain sepak bola kembali," tukasnya. (Aminuddin)

Kontributor : Aminuddin

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS