Beredar Panduan Protokol Kesehatan Kompetisi PSSI, Ini Kata Indra Sjafri

Reky Kalumata, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 06 Juni 2020 | 19:12 WIB
Beredar Panduan Protokol Kesehatan Kompetisi PSSI, Ini Kata Indra Sjafri
Logo PSSI (Adie Prasetyo Nugraha/Suara.com).

Suara.com - Kompetisi Liga 1 dan 2 kemungkinan besar akan kembali dijalankan lagi pada September atau Oktober mendatang. PSSI hanya tinggal mengumumkannya jadi atau tidaknya kompetisi dilanjutkan setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) dalam waktu dekat ini.

Banyak skenario yang dibuat oleh PSSI untuk kembali menjalankan kompetisi di tengah pandemi COVID-19. Salah satunya adalah dengan menyiapkan protokol kesehatan yang maksimal.

Protokol ini nantinya akan dibagikan ke klub Liga 1 dan 2 untuk menjadi panduan selama kompetisi berlangsung. Suara.com menerima salinan protokol kesehatan tersebut.

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. [Laman resmi PSSI]
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. [Laman resmi PSSI]

Portokol kesehatan ini terbilang cukup ketat. Dari mulai sebelum pertandingan hingga selesai diatur sedemikian rupa. Bahkan, jumlah orang yang ada di stadion pun di atur di dalamnya.

Disebutkan bahwa protokol kesehatan yang disusun oleh PSSI ini berdasarkan referensi dari FIFA, WHO, AFC, Kementerian Kesehatan Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Liga Jerman (Bundesliga).

Protokol kesehatan ini disusun oleh beberapa kalangan. Sebut saja Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Direktur Teknik Indra Sjafri, Ketua tim medis PSSI dr Syarif Alwi, dan tiga orang dokter tim nasional yaitu Dicky M Shofwan (timnas U-19), Ifran Ahmad (U-16), dan Leksolie Foes (putri).

Beberapa poin ada di dalamnya, seperti panduan sebelum dimulainya pertandingan, di mana tiga hari sebelum bertanding dilakukan skrining terhadap pemain yaitu pemeriksaan mengetahui apakah terdapat gejala klinis COVID-19.

Satu hari sebelum bertanding kembali dilakukan rapid test mencegah kemungkinan faise negatif dari pemeriksaan yang pertama. Tes ini juga berlaku untuk wasit yang akan memimpin pertandingan.

Hasil tes COVID-19 ini akan diserahkan kepada panitia pertandingan di hari laga pukul 10.00 waktu setempat. Hanya pemain dengan hasil tes negatif yang boleh ikut pertandingan.

baca juga

Jika ada ditemukan positif COVID-19 pada pemain, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan untuk ikut pertandingan dan dokter tim akan segera melapor ke dinas kesehatan. Seluruh tim tersebut akan diisolasi dan karantina sesuai pedoman COVID-19. sementara jika ada wasit yang dinyatakan positif akan diganti dengan cadangan.

Selain itu, dalam protokol kesehatan yang beredar tersebut juga diatur hanya boleh ada 254 orang yang dibagi ke dalam tiga wilayah di dalam stadion. Yaitu zona satu, zona dua, dan zona tiga.

Zona satu alias area lapangan hanya boleh ada 82 orang. Terdiri dari 22 orang pemain (1 tim = 11 orang), tiga orang fotografer, empat anak gawang (usia lebih dari 16 tahun), empat orang keamanan, empat ofisial tim, tiga staf sterilisasi, empat staf medis, 18 pemain cadangan (masing-masing tim sembilan), 20 orang staf pelatih (masing-masing tim 10).

Adapun zona kedua atau area tribune maksimal 100 orang. Diantaranya 10 orang keamanan, delapan petugas medis, tujuh perwakilan PT LIB, dua petugas anti doping, lima operator stadion, delapan staf tim, delapan delegasi tuan rumah, empat delegasi tim tamu, lima petugas sterilisasi, dua petugas pemadam kebakaran, empat orang polisi, 10 wartawan, 23 kru televisi, dan empat orang teknisi televisi.

Sementara zona tiga atau area luar stadion berjumlah 72 orang. Mereka adalah 50 orang keamanan, 14 kru televisi, dan delapan orang operator.

Semua orang yang akan masuk atau keluar area stadion harus melalui satu pintu dan diukur suhu tubuhnya lebih dahulu. Selain itu penggunaan masker diwajibkan serta menerapkan etika batuk/bersin hingga menjaga jarak satu meter dari orang lain.

Surat keterangan bebas COVID-19 juga harus diperlihatkan jika ingin memasuki zona satu dan dua. Selain itu, pemain diminta untuk tidak melakukan jabat tangan, tos tangan, dan berpelukan saat bertanding, hingga meludah sembarangan.

Setelah pertandiangan selesai, seluruh tim harus segera meninggalkan area stadion maksimal 90 menit setelah laga berakhir. Disarankan untuk tidak makan bersama dan mandi di ruang ganti.

Wawancara media dengan pemain dan ofisial secara langsung di lapangan ditiadakan. Hanya dilakukan jumpa pers secara virtual pada ruangan konferensi pers yang sudah disediakan.

Meski begitu, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menyebut protokol kesehatan ini belum final. Masih ada beberapa perbaikan setelah menerima berbagai masukan beberapa pihak.

"Masih belum final. dr. Syarif Alwi masih melakukan pertimbangan lainnya yang harus diperbaiki dan seharusnya belum disebarluaskan," kata Indra Sjafri ketika dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2020).

"Masih dibicarakan di internal PSSI. Tapi, memang dr. Syarif Alwi sudah memperbolehkan untuk share untuk sosialisasi kepada klub untuk dimintai masukan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:28 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Dua Laga Tandang Timnas Indonesia Terancam Berubah, Erick Thohir Siapkan Skenario Cadangan

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:24 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pesan Indra Sjafri untuk Pemain Muda: Bakat Buka Peluang, Disiplin Jadi Penentu

Pesan Indra Sjafri untuk Pemain Muda: Bakat Buka Peluang, Disiplin Jadi Penentu

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Terkini

Bukan Cuma Tiga Jenderal, Guru Besar Hukum Minta Asal Perintah Penyadapan Diungkap

Bukan Cuma Tiga Jenderal, Guru Besar Hukum Minta Asal Perintah Penyadapan Diungkap

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:49 WIB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:48 WIB

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 17:35 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:30 WIB

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:21 WIB

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

×