Suara.com - Berita duka datang dari dunia sepak bola Indonesia. Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Alfred Riedl meninggal dunia pada hari Selasa, 8 September 2020. Yuk, simak profil Alfred Riedl selengkapnya.
Alfred Riedl menghembuskan nafas terakhir di usia 70 tahun dikarenakan kanker yang telah diderita. Kabar tersebut disampaikan oleh media lokal Austria, Kurier.
"Dunia sepakbola Austria berduka. Alfred Riedl meninggal dunia akibat kanker. Mantan pelatih Timnas Austria itu didampingi oleh istri tercintanya, Jola, hingga akhir hayat. Ia meninggal pada usia 70 tahun," tulis laman Kurier, Selasa (8/9/2020).
Riedl diketahui memang bergelut dengan kondisi kesehatannya dalam beberapa tahun terakhir.
Selain masalah jantung dan kanker, Alfred Riedl diketahui juga pernah menerima donor ginjal dari seorang warga Vietnam pada 2007, yakni saat ia menjadi pelatih timnas negara tersebut.
Untuk mengenang kiprahnya di dunia sepakbola tanah air, simak profil Alfred Riedl berikut ini.
Alfred Riedl lahir di Wina, Austria pada 2 November 1949. Ia merupakan seorang mantan pelatih sepak bola dan juga seorang mantan pemain sepak bola.
Riedl mengawali karier sebagai pemain sepak bola dengan bermain bersama klub lokal FK Austria Wina selama 4 tahun. Kemudian ia terbang ke Belgia dan memulai debutnya bersama klub Sint-Truiden saat berusia 22 tahun. Ia juga bermain selama 8 musim dalam Jupiler Leaguer dan ia bermain di Perancis pada klub FC Metz.
Selain bermain untuk klub, Alfred Riedl juga pernah membela Timnas Austria. Ia 4 kali tampil dari tahun 1975 hingga 1978. Pada tahun 1975 ia melakukan debut pertamanya di Timnas Austria dengan bermain melawan Timnas Hungaria.
Dalam karier sebagai pelatih, Alfred Riedl pernah menjadi pelatih di Maroko pada klub Olympique Khouribga pada tahun 1993 – 1994, klub Mesir Zamalek pada tahun 1994 – 1995, klub Kuwait Al Salmiya pada tahun 2001 – 2003, Liechtenstein pada tahun 1997 – 1998, Timnas Palestina pada tahun 2004 – 2005, dan beberapa negara lainnya. Pada tahun 2015, Alfred pernah ditunjuk sebagai pelatih klub Indonesia yaitu PSM Makassar.
Pada tanggal 4 Mei 2010, Alfred Riedl ditunjuk sebagai pelatih baru dari Timnas Indonesia untuk melatih tim senior dan tim U-23. Ia menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2010, Riedl dibantu oleh 2 asisten pelatih yaitu Wolfgang Pikal dan Widodo Cahyono Putro.
Pada 13 Juli 2011, Alfred Riedl diberhentikan sebagai pelatih Timnas Indonesia dan kemudian menjadi pelatih Timnas Laos U-23. Pada akhir tahun 2013, Ia resmi kembali melatih Timnas Indonesia menggantikan pelatih sebelumnya Jackson F. Tiago.
Pada tahun 2016, Alfred Riedl berhasil membawa Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2016.