Suara.com - Kabar meninggalnya Alfred Riedl turut membuat Irfan Bachdim berduka. Penyerang PSS Sleman itu sampai terpukul, sebab ia punya kenangan manis dengan pelatih asal Austria tersebut.
Kabar meninggalnya Alfred Riedl pertama kali diumumkan oleh media Austria, Kurier pada Senin (7/9/2020) waktu setempat. Ia sebelumnya menderita penyakit kanker dan meninggal di usia 70 tahun.
Nama Alfred Riedl sendiri begitu membekas di sepak bola Indonesia. Ia tercatat menukangi Timnas Indonesia dalam tiga periode berbeda yakni 2010-2011, 2013-2014, dan 2016.
Selama menukangi skuat Garuda, prestasi terbaiknya adalah membawa Timnas Indonesia finis sebagai runner up di Piala AFF 2010 dan 2016.
Irfan Bachdim menjadi salah satu pemain yang namanya bersinar di bawah asuhan Alfred Riedl. Tepatnya pada ajang Piala AFF 2010, pemain 32 tahun itu mencetak dua gol.
Pantas saja, Irfan Bachdim begitu terpukul dengan kabar meninggalnya Alfred Riedl. Ia pun menuliskan kalimat perpisahan menyentuh yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
''Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaanku mendengar berita mengerikan ini. Dia lebih dari sekedar pelatih. Pria yang rendah hati dan jujur yang akan melakukan apapun untuk memenangkan pertandingan. Seorang pelatih yang mempercayai aku dari hari pertama! Dia datang dari sebuah tim, sebuah keluarga yang akan berjuang sampai akhir!,'' tulis Irfan Bachdim.
''Coach, saya berterima kasih untuk semua yang telah Anda lakukan untuk saya!. Semoga coach beristirahat dengan damai! Anda akan selalu dirindukan! Saya akan selalu berjuang untuk Trophy yang pantas Anda miliki saat bersama kamu!Terima kasih atas dedikasi untuk sepakbola Indonesia,'' tutupnya.
Lebih lanjut, Irfan Bachdim pun kini jadi langganan Timnas Indonesia. Ia tercatat sudah mengoleksi 12 gol dari 39 caps bersama skuad Garuda.