alexametrics

Jeritan Hati Mesut Ozil Setelah Dicoret dari Skuat Utama Arsenal

Syaiful Rachman
Jeritan Hati Mesut Ozil Setelah Dicoret dari Skuat Utama Arsenal
Pemain Arsenal Mesut Ozil tiba di lokasi latihan tim pada 20 Mei 2020. [AFP]

Mesut Ozil kini hanya bisa bermain memperkuat tim Arsenal U-23 hingga kontraknya berakhir.

Suara.com - Gelandang serang Arsenal Mesut Ozil dipastikan tidak masuk dalam skuat utama untuk Liga Premier musim 2020/21, demikian dilaporkan SkySports, Rabu (21/10/2020).

Ozil yang terakhir kali bermain untuk The Gunners pada Maret, hingga kini belum lagi diberikan kesempatan bermain di bawah kepemimpinan manajer Mikel Arteta.

Playmaker asal Jerman itu tidak masuk dalam daftar 25 nama pemain untuk musim 2020/21 setelah penutupan jendela transfer internasional dan domestik.

Selain Ozil, bek tengah asal Yunani, Sokratis, telah dicoret dari daftar nama 25 pemain utama Arsenal di musim ini.

Baca Juga: Clement Optimistis Everton Bakal Sukses di Tangan Carlo Ancelotti

Pemain Arsenal Mesut Ozil menyaksikan timnya berlaga menghadapi Southampton di St.Mary's Stadium pada 25 Juni 2020. [AFP]
Pemain Arsenal Mesut Ozil menyaksikan timnya berlaga menghadapi Southampton di St.Mary's Stadium pada 25 Juni 2020. [AFP]

Kedua pemain hanya dapat bermain untuk tim U-23 Arsenal hingga musim berakhir atau sebelum masa kontrak Ozil di Emirates Stadium berakhir musim depan.

Menyikapi keputusan Arteta tersebut, Ozil mengaku kecewa berat dan menuding Arsenal telah bertindak semena-mena terhadap dirinya.

Meski demikian, Ozil berjanji akan terus berjuang untuk mendapatkan kembali kesempatan bermain bersama tim inti.

"Saya sangat kecewa dengan kenyataan bahwa saya tak masuk daftar untuk Liga Premier musim ini," tulis Ozil dalam akun Instagramnya, @m10_official.

"Saya sudah menunjukkan kesetiaan saya kepada klub yang saya cintai, Arsenal, dan saya sedih kesetiaan ternyata tak berbalas," sambungnya.

Baca Juga: Man City Tekuk Arsenal, Guardiola Puji Penyelamatan Gemilang Ederson

"Saya selalu berusaha untuk tetap positif setiap saat, berpikir bahwa masih ada peluang untuk kembali ke skuat. Itulah mengapa saya selalu diam saja selama ini.”

Komentar