Alasan Mulia Sterling Bangun Yayasan bagi Anak Kurang Mampu di Inggris

Rauhanda Riyantama
Alasan Mulia Sterling Bangun Yayasan bagi Anak Kurang Mampu di Inggris
Pemain Manchester City Raheem Sterling menjebol gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Premier Inggris yang berlangsung di Etihad Stadium, Sabtu (18/10/2020). [AFP]

Kira-kira apa ya yang mendorong Sterling bikin yayasan buat anak kurang mampu?

Suara.com - Raheem Sterling beberapa waktu lalu mengutarakan niatnya untuk membangun yayasan bagi anak kurang mampu di Inggris. Untuk mewujudkan hal tersebut, penyerang Manchester City itu kini dilaporkan siap mengucurkan dana hingga ratusan miliar rupiah.

Seperti dilaporkan The Sunday Times beberapa waktu lalu, Sterling saat ini masih mengerjakan detail proyek tersebut. Rencana mulia pemain 25 tahun itu juga akan dibantu oleh klubnya, Manchester City dan pihak sponsor.

Selain itu, Sterling juga telah menyiapkan dana dari kantong pribadinya. Bahkan ia tak akan perhitungan soal berapa dana yang bakal dikeluarkan.

"Saya tidak terlalu memikirkan tentang memiliki satu juta ini dan satu juta itu," kata Sterling, yang dilaporkan berpenghasilan 15 juta pound (sekitar Rp 287 miliar) di Manchester City.

Baca Juga: Aksi Mulia Sterling: Bikin Yayasan untuk Anak Kurang Mampu

"Apa yang membuat saya bahagia adalah melihat saya dapat membantu. Bahkan jika itu lima orang, bahkan jika itu satu, setidaknya saya telah membantu seseorang keluar dari kesulitan mereka dan mengalami bahwa ada sesuatu yang lebih baik untuk Inggris," imbuhnya.

"Saya ingin ini menjadi sangat besar, dan bukan hanya untuk diri saya sendiri tetapi untuk orang-orang yang terlibat," tandas penggawa Timnas Inggris itu.

Soal kegiatan sosial ini, Raheem Sterling mengaku terinspirasi dari langkah mulia rekannya yang bermain di Manchester United, Marcus Rashford. Yang mana ia memberikan donasi untuk membantu keluarga yang kurang beruntung, antara lain dengan mengupayakan pemberian makanan dan sekolah gratis.

Raheem Sterling sendiri memang dikenal aktif dalam isu sosial. Tahun lalu ia mendapat pujian atas perjuangannya melawan rasisme dalam olahraga lewat media sosial.

Baca Juga: West Ham Vs Man City Imbang, Guardiola Bikin Rekor Terburuk di Awal Musim

Komentar