Suara.com - Frank Lampard telah membatalkan pesta Natal untuk para pemain Chelsea jelang periode boxing day yang identik dengan padatnya jadwal pertandingan di akhir tahun.
Keputusan itu dibuat Lampard salah satunya usai melihat beberapa pemain Chelsea seperti Callum Hudson-Odoi, Tammy Abraham dan Ben Chilwell, melanggar protokol Covid-19.
Lampard mengkonfirmasi tak akan ada pesta Natal resmi yang diselenggarakan timnya, sebagai respons dari masih merebaknya pandemi virus Corona di Inggris.
London selaku tempat di mana Chelsea bermarkas masih berada di tier atau tingkat kedua dalam sistem penanganan Covid-19 di Inggris. Tier dua berarti daerah itu masuk zona risiko tinggi penyebaran virus Corona.
"Lebih baik saya membaca tentang sistem tingkatan [Covid-19]. Ada hal-hal faktual tertentu tentang tingkatan yang banyak dari kita meragukannya," kata Frank Lampard dikutip dari Sport Bible, Sabtu (12/12/2020).
"Tapi saya tahu dasar-dasarnya dan para pemain harus melakukannya sekarang dan saya akan mengingatkan lagi terkait tanggung jawab mereka," tambah Lampard.
![Para pemain Chelsea merayakan gol ke gawang Leeds United pada laga Liga Inggris 2020/2021 kontra Leeds United di Stamford Bridge, Minggu (6/12/2020) dini hari WIB. [MATTHEW CHILDS / POOL / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/06/73336-chelsea.jpg)
Eks pelatih Derby County itu menekankan bahwa para pemain Chelsea harus bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri dan tim.
Callum Hudson-Odoi dan kawan-kawan disebutnya harus menjaga kondisi lantaran Liga Inggris tengah memasuki periode sibuk di mana akan ada banyak pertandingan selama Natal.
Chelsea dijadwalkan bertandang ke markas Everton, Godison Park pada pekan ke-12 Liga Inggris yang akan berlangsung Minggu (13/12/2020) dini hari WIB.
Itu merupakan pertandingan pertama dari lima laga yang akan dimainkan The Blues dalam periode 16 hari ke depan.
"Tanggung jawab untuk para pemain sangat besar, sebagai panutan bagi dunia luar, untuk karir profesional mereka, untuk melakukan hal yang benar terutama ketika mereka sering bermain selama Natal," kata Lampard.
"Mereka harus hidup berbeda dengan publik lainnya dan fokus. Saya akan melakukan percakapan itu [terkait pembatalan pesta Natal]," tutup Lampard.