- Pertandingan Super League antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada 10 Mei 2026.
- Pemindahan lokasi dilakukan karena kendala perizinan keamanan serta adanya jadwal pertandingan yang berbenturan di wilayah Pulau Jawa.
- Direktur I.League menetapkan Samarinda sebagai lokasi terpilih karena kesiapan stadion serta ketiadaan agenda pertandingan lain di wilayah tersebut.
Suara.com - Venue big match antara Persija Jakarta dan Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2025/2026 akhirnya dipastikan. Setelah tidak mendapat izin di Jakarta, pertandingan dipindahkan ke Stadion Segiri, yang berjarak lebih dari 1.000 kilometer dari ibu kota.
Keputusan ini disampaikan Direktur I.League, Ferry Paulus, usai pertemuan dengan pihak kepolisian dan panitia pelaksana Persija.
Faktor Keamanan dan Jadwal Jadi Penentu
![Foto udara Stadion Segiri Samarinda. [Presisi.co]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/08/62733-foto-udara-stadion-segiri-samarinda-presisico.jpg)
Menurut Ferry, faktor keamanan dan kesiapan menjadi alasan utama laga tidak bisa digelar di Jakarta maupun wilayah Pulau Jawa lainnya.
"Hal ini juga karena di wilayah Pulau Jawa lainnya belum memungkinkan. Selain faktor kesiapan, terdapat klub-klub dari Jawa yang bertanding pada waktu yang bersamaan atau berdekatan dengan tanggal tersebut," ujar Ferry di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Pertandingan Persija vs Persib dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026.
Opsi Bali dan Surabaya Gugur
Sebelumnya, Bali sempat menjadi opsi. Namun, Stadion Kapten I Wayan Dipta sudah dijadwalkan menggelar pertandingan lain pada 11 Mei, sehingga tidak memungkinkan digunakan.
Selain itu, Stadion Gelora Bung Tomo juga masuk pertimbangan. Namun, jika laga digelar di sana, pertandingan harus berlangsung tanpa penonton.
"Sempat direncanakan di Bali, namun ada jadwal pertandingan pada 11 Mei. Regulasi kami melarang pertandingan berhimpitan di stadion yang sama dalam waktu berdekatan," jelas Ferry.
Samarinda Jadi Solusi Terbaik
Akhirnya, Samarinda dipilih sebagai lokasi paling memungkinkan. Selain faktor kesiapan stadion, tidak ada bentrok jadwal pertandingan lain di wilayah tersebut.
"Di Kalimantan Timur tidak ada pertandingan lain pada tanggal tersebut, sehingga menjadi opsi paling memungkinkan," tutup Ferry