Kai Havertz Belum Bersinar, Frank Lampard Salahkan Virus Corona

Irwan Febri Rialdi

Minggu, 03 Januari 2021 | 10:58 WIB
Kai Havertz Belum Bersinar, Frank Lampard Salahkan Virus Corona
Gelandang serang Chelsea, Kai Havertz (kiri) usai ditarik keluar pada laga Liga Inggris 2020/2021 kontra Everton di Goodison Park, Minggu (13/12/2020). [PETER POWELL / POOL / AFP]

Suara.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard, buka suara mengenai Kai Havertz. Menurutnya, pemain 21 tahun itu belum bersinar karena kondisi fisiknya sedang buruk setelah terkena virus corona pada November lalu.

Chelsea berhasil mendapatkan gelandang berusia 21 tahun itu dari Bayer Leverkusen dengan nilai fantastis yaitu 70 juta poundsterling (sekitar Rp1,34 triliun) pada bursa musim panas 2020.

Namun, Havertz justru duduk di bangku cadangan dalam tiga pertandingan terakhir The Blues. Ia hanya menunjukkan sekilas bakat yang membuat Chelsea tertarik merekrutnya sejak awal.

Lampard menekankan bahwa perlu ada pemahaman seputar performa buruknya dan dampak fisik akibat COVID-19 tampaknya masih mempengaruhi sang pemain.

"Sama seperti Kai yang baru saja beradaptasi dengan Liga Premier Inggris dan ia memiliki beberapa penampilan yang sangat bagus dengan kami, ia terkena COVID dan ia menderita COVID cukup parah karena saya pikir orang-orang benar-benar mulai terbuka sekarang," kata Lampard kepada wartawan menjelang pertandingan kandang dengan Manchester City, Minggu.

"Saya telah membaca beberapa hal baru-baru ini tentang seberapa besar orang yang bisa menderita karena COVID sekarang. Beberapa orang tidak menunjukkan gejala," tambah pelatih asal Inggris tersebut yang dikutip Goal.

"Ia pasti mengalami sedikit masalah secara fisik dan saya banyak berbicara dengannya dan kami tahu itu. Kami mencoba membantunya untuk menghadapi masalah tersebut."

"Saya memiliki keyakinan penuh padanya. Kami perlu memberinya waktu, terutama karena situasi COVID, itu adalah masalah."

Lampard sendiri membuat langkah besar yang sama saat ia pindah ke Chelsea dari West Ham pada 2001. Mantan gelandang Timnas Inggris tersebut butuh waktu satu tahun untuk beradaptasi sebelum ia menunjukkan kualitasnya dan menjadi pencetak gol terbanyak klub London tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Bola Malam Ini 2-3 Januari, Ada Big Match EPL Chelsea vs Man City

Jadwal Bola Malam Ini 2-3 Januari, Ada Big Match EPL Chelsea vs Man City

Bola | Sabtu, 02 Januari 2021 | 14:27 WIB

Hadapi Chelsea di Awal 2021, 5 Pemain Manchester City Menepi karena Corona

Hadapi Chelsea di Awal 2021, 5 Pemain Manchester City Menepi karena Corona

Bola | Sabtu, 02 Januari 2021 | 01:05 WIB

Wow! Chelsea Raup Untung Rp 621 Miliar di Tengah Krisis Ekonomi

Wow! Chelsea Raup Untung Rp 621 Miliar di Tengah Krisis Ekonomi

Sumsel | Jum'at, 01 Januari 2021 | 23:42 WIB

Di Tengah Pandemi, Chelsea Masih Mampu Raup Untung Rp 621 Miliar

Di Tengah Pandemi, Chelsea Masih Mampu Raup Untung Rp 621 Miliar

Bola | Jum'at, 01 Januari 2021 | 22:13 WIB

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-17, Ada Chelsea vs Manchester City

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-17, Ada Chelsea vs Manchester City

Bola | Jum'at, 01 Januari 2021 | 13:04 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×