Upacara Pemakaman Maradona Dikritik Jadi Penyebaran Covid-19 di Argentina

Rauhanda Riyantama, Arif Budi

Kamis, 07 Januari 2021 | 18:10 WIB
Upacara Pemakaman Maradona Dikritik Jadi Penyebaran Covid-19 di Argentina
Foto yang dirilis Telam menunjukkan para penggemar berkerumun di samping mobil jenazah yang membawa mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona dalam perjalanan dari istana kepresidenan Casa Rosada ke pemakaman Jardin Bella Vista, di Buenos Aires pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [Raul FERRARI / TELAM / AFP]

Suara.com - Argentina tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi dalam dua bulan terakhir. Adanya situasi buruk tersebut kemudian memunculkan kritik bahwa upacara pemakaman Diego Maradona jadi penyebab.

Diego Maradona meninggal dunia 25 November 2020 lalu. Kematian Maradona mengundang banyak duka dan ribuan orang hadir saat upacara pemakamannya.

Penghormatan terhadap jenazah dijadwalkan berlangsung selama 10 jam, dengan beberapa jam pertama diperuntukkan bagi keluarga Maradona dan mantan rekan satu tim.

Bahkan saat acara tersebut sempat terjadi bentrok antara polisi dan pelayat. Gas air mata dan water canon dilepaskan polisi untuk meredam warga yang tetap memaksa untuk melihat jenazah sang legenda.

Kerabat dan teman membawa peti mati mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona saat pemakamannya di pemakaman Jardin Bella Vista, di provinsi Buenos Aires, pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [RONALDO SCHEMIDT / AFP]
Kerabat dan teman membawa peti mati mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona saat pemakamannya di pemakaman Jardin Bella Vista, di provinsi Buenos Aires, pada Kamis (26/11/2020) waktu setempat. [RONALDO SCHEMIDT / AFP]

Nah, karena kerumunan yang terjadi di pemakaman Maradona tersebut, publik kemudian melancarkan kritik bahwa acara itu membuat penyebaran virus Corona di Argentina meningkat, khususnya di Buenos Aires.

Disadur dari laporan The Sun pada Kamis (7/1/2021), karena kematian sang ayah dikritik menjadi penyebaran covid-19, putrinya Gianninna Maradona pun buka suara.

Dia meminta publik agar tidak mengkritik kematian Maradona sebagai penyebab menyebarnya covid-19 di Argentina. Sebab hal itu juga bukan keinginan dari keluarga dan mereka tidak bisa membendung orang yang akan memberikan penghormatan untuk legenda sepak bola Argentina tersebut.

"Apa yang terjadi pada 25 November bukan kesalahan Maradona. Saya lebih suka tinggal di kamar dengan keluarga dan orang-orang tidak harus menyalahkannnya atas penyebaran virus," ucap Gianninna.

"Hormatilah dia sekarang, dia di surga dan hormati kita yang masih ada di sini dan berduka atas ayah saya," imbuhnya.

baca juga

Sementara itu, kematian Diego Maradona sendiri memang banyak menyisakan berbagai konflik, mulai dari penyebab meninggal, bahkan sampai rebutan harta warisan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Legenda Eropa Meninggal Dunia di 2020, Salah Satunya Mentor Messi

Daftar Legenda Eropa Meninggal Dunia di 2020, Salah Satunya Mentor Messi

Jabar | Kamis, 31 Desember 2020 | 18:00 WIB

Duka Eropa di Akhir Tahun 2020: 3 Legenda Tutup Usia, Warisan Jadi Rebutan

Duka Eropa di Akhir Tahun 2020: 3 Legenda Tutup Usia, Warisan Jadi Rebutan

Bola | Kamis, 31 Desember 2020 | 16:28 WIB

Misteri Terpecahkan, Ini Penyebab Kematian Diego Maradona dari Hasil Otopsi

Misteri Terpecahkan, Ini Penyebab Kematian Diego Maradona dari Hasil Otopsi

Bola | Kamis, 24 Desember 2020 | 11:29 WIB

Deretan Pemain Sepak Bola Terbaik Sepanjang Masa

Deretan Pemain Sepak Bola Terbaik Sepanjang Masa

Bola | Sabtu, 19 Desember 2020 | 16:42 WIB

5 Tokoh Dunia yang Kepergiannya Banyak Dicari Selama 2020

5 Tokoh Dunia yang Kepergiannya Banyak Dicari Selama 2020

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 13:03 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×