alexametrics

Marko Simic Sebut Carut Marut Kompetisi Indonesia Bak Bencana

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Marko Simic Sebut Carut Marut Kompetisi Indonesia Bak Bencana
Pemain Persija Jakarta, Marko Simic berselebrasi usai menjebol gawang Borneo FC dalam pertandingan pekan pertama Liga 1 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (1/3/2020) sore. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Marko Simic gerah dengan ketidakpastian kapan kompetisi sepakbola Indonesia kembali bergulir.

Suara.com - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic menganggap carut marut terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola Indonesia belakangan ini layaknya sebuah bencana.

Kompetisi sepakbola Tanah Air, khususnya Liga 1 2020 sudah resmi dihentikan PSSI. Induk sepakbola Indonesia itu kini tengah mempersiapkan untuk menggelar musim baru.

Meski demikian, belum bisa dipastikan kapan Liga 1 2021 bisa bergulir. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memproyeksikan kompetisi sepakbola kasta teratas Indonesia itu bergulir Maret 2021, tetapi hingga kini izin keramaian dari Polri belum juga didapat.

Kondisi itu membuat Marko Simic gerah. Pemain asal Kroasia itu angkat bicara lewat akun instagram miliknya, @markosimic_77, dan mengeluhkan dirinya sudah sangat ingin kembali merumput.

Baca Juga: Persiraja Minta PSSI Buat Prokes Baru Sebelum Tentukan Jadwal Liga 1 2021

Di tengah ketidakpastian kapan kompetisi musim baru bergulir, Simic mempekirakan Liga 1 2021 baru akan berlangsung pada Juni, dan hal itu dirasa terlalu lama.

"Tanpa sepakbola, tidak ada kehidupan! Sepakbola adalah hasrat saya, makanan saya, cinta saya, agama saya! Periode bencana, Juni masih terlalu lama,” tulis Simic di Instagramnya.

Simic sebelumnya telah mengutarakan keinginannya agar manajemen Persija merelakan dirinya dipinjamkan ke klub lain, baik Asia maupun Eropa, apabila kompetisi tak kunjung bergulir dalam waktu dekat.

PSSI sebelumnya telah mengambil keputusan untuk membatalkan kompetisi sepakbola profesional musim 2020, termasuk Liga 1.

Keputusan itu keluar setelah PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) pada Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Persipura Minta PSSI Prioritaskan Masalah Perizinan

Ada beberapa keputusan lain yang dikeluarkan PSSI dalam rapat itu, selain menghentikan kompetisi 2020. Seperti tidak ada juara dan degradasi untuk musim 2020.

Komentar