Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA

Pebriansyah Ariefana

Senin, 16 Februari 2026 | 12:41 WIB
Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA
Logo Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM). [STR / FAM / AFP]
baca 10 detik
  • Media Malaysia menuduh Ketua Umum PSSI mendalangi pelaporan pemain naturalisasi ilegal kepada FIFA.

  • Tuduhan menyebut Erick Thohir menggunakan pihak Vietnam untuk mengirimkan dokumen palsu milik Malaysia.

  • Erick Thohir secara tegas membantah telah mengintervensi atau mencampuri urusan sepak bola negara lain.

Suara.com - Tudingan mengejutkan baru-baru ini muncul dari negeri jiran yang mengaitkan otoritas sepak bola Indonesia dengan masalah mereka.

Media asal Malaysia yakni My News Hub secara terang-terangan menyebut Ketua Umum PSSI sebagai motor penggerak masalah tersebut.

Pihak Malaysia meyakini bahwa laporan mengenai penggunaan pemain naturalisasi dengan dokumen bodong berasal dari instruksi pihak tertentu di Jakarta.

Mereka menduga ada upaya sistematis untuk menjatuhkan kredibilitas tim nasional Malaysia melalui jalur hukum federasi internasional yakni badan FIFA.

Kabarnya dokumen-dokumen bukti pelanggaran tersebut sengaja disalurkan melalui pihak ketiga di negara tetangga lain agar tidak mencolok.

Tuduhan Konspirasi Erick Thohir dan Vietnam

Dalam klaim yang disebarkan tersebut disebutkan bahwa terdapat oknum pesanan dari Vietnam yang membawa berkas itu ke FIFA.

“Vietnam mengajukan pengaduan, tetapi dokumen-dokumen itu berasal dari orang-orang suruhan Erick Thohir,” tulis laporan media Malaysia yang menghebohkan publik.

Narasi ini menyiratkan adanya konspirasi regional untuk menjatuhkan performa tim Harimau Malaya yang sedang berusaha mengejar ketertinggalan prestasi.

baca juga

Tuduhan ini muncul setelah Federasi Sepakbola Malaysia atau FAM menerima hukuman berat akibat terbukti memanipulasi identitas sejumlah pemain asing.

Pihak My News Hub berpendapat bahwa kemajuan pesat sepak bola Indonesia saat ini membuat otoritas terkait merasa terancam persaingan.

Sanksi Berat FIFA Menghantui Federasi Malaysia

Berdasarkan fakta yang ada FIFA memang telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada Malaysia berupa denda materiil yang cukup besar.

Tidak hanya denda federasi mereka juga dilarang memainkan tujuh orang pemain naturalisasi yang terindikasi menggunakan data administratif palsu.

Awalnya para pemain tersebut dilarang beraktivitas di lapangan hijau selama setahun penuh sebelum akhirnya mereka mengajukan keberatan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peluang Timnas Indonesia U-23 Ikut Asian Games 2026 Usai Australia Dipastikan Tidak Bisa Ikut

Peluang Timnas Indonesia U-23 Ikut Asian Games 2026 Usai Australia Dipastikan Tidak Bisa Ikut

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 11:17 WIB

Media Malaysia Tuding Erick Thohir Dalang Aduan ke FIFA soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi

Media Malaysia Tuding Erick Thohir Dalang Aduan ke FIFA soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 09:11 WIB

PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya

PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya

Bola | Minggu, 15 Februari 2026 | 08:46 WIB

Terkini

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

×