Suara.com - Eks kapten Persib Bandung, Atep menjadi salah satu tokoh yang menerima vaksin COVID-19 perdana di Cianjur. Dia menjadi kloter pertama penerima vaksin untuk wilayah Cianjur bersama Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman baru-baru ini.
Atep menyebut tidak merasakan efek dari vaksin tersebut. Seperti diketahui, para penerima vaksin melalui observasi selama 30 menit untuk melihat apakah ada efek dari vaksin tersebut
"Karena kan diobservasi selama 30 menit dilihat biasanya apa ada efek samping. Apa yang dirasakan, ada mual, pusing, pegal, lapar atau ada ngantuk? Kemarin saya dan Bupati tidak merasakan itu, jadi Alhamdulillah lancar," ungkap Atep seperti dimuat AyoBandung.
Atep sendiri mengakui tetap merasa sehat dan tanpa ada gejala apapun. Eks winger Timnas Indonesia itu direncanakan menjalani vaksin lagi pada 11 Februari mendatang.
Atep mengaku dengan melakukan vaksinasi membuktikan bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan oleh masyarakat.
"Tentunya ini rangkaian untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, jadi nggak ada yang harus ditakutkan," kata Atep.
Pria 35 tahun yang pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bandung ini pun mengimbau pada masyarakat untuk tidak takut menerima vaksin. Apalagi keamanan dari vaksin sudah dijamin oleh BPOM dan halal MUI.
"Tentunya kita ingin virus covid ini terhenti, dan untuk itu butuh masyarakat yang peduli bahwa ayolah sama-sama kita vaksin, bahwa ini aman dan halal," ujar Atep.
Namun dengan adanya vaksinasi, lanjut Atep, bukan berarti masyarakat bisa abai pada protokol kesehatan. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Tetap pencegahan kita lakukan, tetap jaga jarak cuci tangan pakai masker, itu harus tetap dilakukan, walaupun kita sudah divaksin, karena tidak ada jaminan bahwa walupun sudah divaksin tidak kena COVID-19, artinya protokol kesehatan itu tetap diterapkan," tandas kapten Persib saat Maung Bandung juara Liga 1 2014 itu.