Suara.com - PSSI sebelumnya punya rencana untuk menggelar training camp (TC) untuk Timnas Indonesia U-23 pada Februari 2021 di Jakarta.
Namun, rencana tersebut terancam batal menyusul penerapan aturan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.
PPKM tahap kedua sudah berlangsung sejak 26 Januari 2021 dan dijadwalkan selesai pada 8 Februari mendatang.
Namun, jika situasi dan kondisi belum membaik, tidak menutup kemungkinan PPKM kembali diperpanjang. Jika terjadi, hal itu dipastikan akan memengaruhi rencana TC Timnas Indonesia U-23.
![Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi ditemui di GOR Popki Cibubur, Jakarta, Kamis (10/12/2020). [Suara.com/Adie Prasetyo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/10/41777-yunus-nusi.jpg)
Seperti diketahui, salah satu poin PPKM adalah menghentikan kegiatan sosial, termasuk kegiatan di fasilitas umum. Dengan kata lain, kompleks Gelora Bung Karno yang biasa digunakan untuk TC ditutup selama PPKM.
Plt. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan federasi sedang mencari jalan keluar agar Timnas Indonesia U-23 bisa tetap melaksanakan TC.
"Untuk masalah ini nanti kita coba cari opsi lain. Kami akan membicarakannya lebih dahulu dengan Pelatih Shin Tae-yong dan Direktur Teknik Indra Sjafri," kata Yunus Nusi saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/2/2021).
TC Timnas Indonesia U-23 digelar untuk menghadapi SEA Games 2021. Ajang multi event itu dijadwalkan bergulir pada November mendatang di Hanoi, Vietnam.
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 sudah menggelar pemusatan latihan pada Desember 2020. TC yang dipimpin oleh Shin Tae-yong itu diikuti sebanyak 36 pemain.
Dalam TC tersebut tidak semua pemain U-23. Ada beberapa pemain senior yang dipanggil Shin Tae-yong.