Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:17 WIB
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
Bhayangkara FC U-20 mengajukan banding atas sanksi berat Komdis PSSI terhadap Fadly Alberto Hengga. (IG)
baca 10 detik
  • Komdis PSSI menghukum Fadly Alberto Hengga larangan bermain bola selama tiga tahun penuh.

  • Bhayangkara FC U-20 mengajukan banding karena menilai durasi sanksi pemain tidak proporsional.

  • Lima pemain muda Bhayangkara FC terancam kehilangan karier akibat insiden di Stadion Citarum.

Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman terkait insiden kericuhan pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 BRI Super League 2025/2026 antara Bhayangkara FC U-20 kontra Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).

Nama Fadly Alberto Hengga menjadi sorotan utama usai dianggap melakukan tindakan kekerasan terhadap pemain lawan dalam pertandingan tersebut. 

Namun, sanksi tidak hanya diberikan kepada Fadly karena beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 lainnya juga ikut menerima hukuman berat.

Mediasi kasus tendangan kungfu Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 (dok. Dewa United).
Mediasi kasus tendangan kungfu Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 (dok. Dewa United).

Fadly Alberto Hengga dijatuhi hukuman larangan terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola Indonesia selama tiga tahun. 

Hukuman tersebut menjadi yang paling berat dari seluruh pemain yang terkena sanksi.

Selain Fadly, tiga pemain Bhayangkara FC U-20 lainnya yakni Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur juga mendapat hukuman larangan bermain selama dua tahun.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Fadly Fadly Alberto (tengah) berselebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Honduras U-17 pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU]
Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Fadly Fadly Alberto (tengah) berselebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Honduras U-17 pada laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/11/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/YU]

Sementara itu, Mufdi Iskandar dikenai sanksi satu tahun larangan bermain. Tak hanya pemain, ofisial tim Muchlis Hadi Ning turut menerima hukuman berupa larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.

Manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pamungkas, memastikan pihak klub sudah menerima surat keputusan resmi dari Komdis PSSI terkait hukuman tersebut.

“Kami menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI. Namun, kami menilai ada beberapa hal yang masih perlu dikaji ulang secara lebih komprehensif dan proporsional, terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain,” ujar Yongky kepada awak media.

baca juga

Menurut Yongky, ada sejumlah fakta di lapangan yang dinilai belum sepenuhnya menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan. 

Ia menyebut beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 juga berada dalam posisi terdampak saat insiden terjadi.

"Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” lanjutnya.

Tak tinggal diam, Bhayangkara FC U-20 memastikan bakal mengajukan banding ke Komite Banding PSSI. Langkah itu disebut sebagai upaya klub untuk mendapatkan keputusan yang dianggap lebih objektif dan berimbang.

"Kami memastikan akan mengajukan banding. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapatkan penilaian yang lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang,” tegas Yongky.

Di tengah polemik yang muncul, Yongky menegaskan hubungan para pemain Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 sebenarnya cukup dekat. 

Menurutnya, para pemain sudah saling mengenal karena sering bertemu dalam berbagai kompetisi usia muda.

"Para pemain ini saling mengenal dengan baik, bahkan berkomunikasi di luar lapangan. Banyak dari mereka pernah bertemu di berbagai ajang, baik di level kompetisi maupun kegiatan lainnya, sehingga hubungan yang terjalin sebenarnya sangat positif,” ujar Yongky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis, Singgung Kebiasaan Buruk

Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis, Singgung Kebiasaan Buruk

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:27 WIB

Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih

Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:08 WIB

Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!

Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×