alexametrics

Jurgen Klopp Sedih, Tak Bisa Hadiri Pemakaman Ibu karena Aturan di Inggris

Syaiful Rachman
Jurgen Klopp Sedih, Tak Bisa Hadiri Pemakaman Ibu karena Aturan di Inggris
Reaksi manajer Liverpool Jurgen Klopp di pinggir lapangan saat menemani timnya menghadapi Burnley dalam laga lanjutan Liga Inggris di stadion Anfield, Liverpool, Jumat (22/1/2021) dini hari WIB. [PETER POWELL / POOL / AFP].

Jurgen Klopp tidak bisa melihat wajah sang ibu untuk terakhir kalinya.

Suara.com - Manajer Liverpool Jurgen Klopp tengah bersedih karena tidak bisa menghadiri pemakaman ibundanya di wilayah Black Forest, Jerman. Klopp tidak bisa terbang ke Jerman untuk melihat sang ibu terakhir kalinya karena tersandung aturan terkait COVID-19.

Klopp yang mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions dalam beberapa musim terakhir mengatakan tidak bisa menghadiri pemakaman ibunda karena aturan pembatasan dan karantina yang ditetapkan pemerintah Inggris dalam memerangi penyebaran COVID-19.

Elisabeth, ibunda Klopp, meninggal dunia bulan lalu.

"Dia sangat berarti bagi saya, ibu dalam arti yang sesungguhnya di dunia," kata kepada koran lokal Schwarzwaelder Boter.

Baca Juga: Liga Champions: Pertandingan Atletico Vs Chelsea Resmi Dipindah ke Bukares

Reaksi Manajer Liverpool Jurgen Klopp usai skuatnya dikalahkan Southampton dalam laga di St Mary's Stadium. Adam Davy / POOL / AFP
Reaksi Manajer Liverpool Jurgen Klopp usai skuatnya dikalahkan Southampton dalam laga di St Mary's Stadium. Adam Davy / POOL / AFP

"Dia kini berada di tempat yang lebih baik."

"Tak bisa ke pemakaman karena masa yang sulit ini."

"Begitu kondisinya memungkinkan kami akan mengadakan misa peringatan yang indah," sambung Klopp seperti dikutip Antara dari Reuters, Rabu (10/2/2021).

Di babak 16 besar Liga Champions, Liverpool akan menghadapi RB Leipzig. Akan tetapi karena The Reds ditolak masuk Jerman, pertandingan leg pertama akan digelar di Budapest, Hungaria.

Baca Juga: Ambisi Lopetegui dan Sejarah Bentrok Sevilla Vs Barcelona di Copa del Rey

Komentar