alexametrics

TM Ichsan Tolak Tawaran Klub Asal Malaysia dan Timor Leste

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
TM Ichsan Tolak Tawaran Klub Asal Malaysia dan Timor Leste
Gelandang Bhayangkara FC dan Timnas Indonesia, TM Ichsan (dok PSSI)

TM Ichsan saat ini berstatus sebagai anggota polisi aktif.

Suara.com - Gelandang Bhayangkara Solo FC, TM Ichsan, kini sedang dikaitkan dengan beberapa tim dari Malaysia dan Timor Leste. Mengingat dirinya adalah anggota Polisi aktif, Ichsan mengatakan jika ia tetap memprioritaskan timnya saat ini.

Sebagaimana diketahui, pemain berusia 23 tahun itu tercatat sebagai anggota Polda Aceh.

Namun demikian, Ichsan menyerahkan semua keputusan kepada manajemen Bhayangkara Solo FC mengingat dirinya masih terikat kontrak.

TM Ichsan bukan satu-satunya pemain berstatus polisi aktif di Bhayangkara Solo FC. Selain Ichsan ada Indra Kahfi, Sani Risky, Alsan Sanda, M. Hargianto, Putu Gede, dan Wahyu Subo Seto.

Baca Juga: PSG Belum Pernah Menang di Markas Barcelona, Terakhir Kali Bahkan Dibantai

Skuat Bhayangkara FC usai menjalani latihan (dok. Bhayangkara FC).
Skuat Bhayangkara FC usai menjalani latihan (dok. Bhayangkara FC).

"Saya serahkan ke manajemen Bhayangkara saja. Tapi, tetap prioritas saya saat ini masih Bhayangkara," kata Ichsan saat dihubungi oleh awak media, Senin (15/2/2021).

Sebelumnya, Ichsan mengaku ada agen yang menawarkannya bermain di Malaysia. Namun, ia menolak karena menghormati kontrak dengan Bhayangkara.

Selain itu, diakuinya ada tim dari Timor Leste yang menghubunginya untuk bergabung.

"Jadi kemarin ada agen dari Malaysia menawarkan saya untuk main di sana. Tapi saya menolaknya untuk sementara," jelasnya.

"Lalu, kemarin juga dihubungi dari pihak tim Timor Leste," tambah pemain yang lahir pada 25 November 1997 tersebut.

Baca Juga: Absennya Neymar Tak Surutkan Hasrat PSG Bungkam Barcelona di Camp Nou

Sebelumnya, Bhayangkara Solo FC telah merelakan Saddil Ramdani untuk memperkuat tim asal Malaysia, Sabah FC. Saddil dikontrak selama semusim oleh tim yang kini dilatih legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.

Komentar