alexametrics

Kalah Dua Kali Beruntun, Chelsea 'Kena Mental' Jelang Final Liga Champions?

Arief Apriadi
Kalah Dua Kali Beruntun, Chelsea 'Kena Mental' Jelang Final Liga Champions?
Manajer Chelsea Thomas Tuchel menjawab pertanyaan media dalam jumpa pers jelang pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions kontra Real Madrid di Estadio Alfredo Di Stefano, 28 April 2021. [AFP]

"[Kekalahan dari] Arsenal meningkatkan tekanan untuk pertandingan pada hari Selasa," beber Tuchel.

Suara.com - Laju apik Chelsea di bawah arahan Thomas Tuchel mulai tersendat jelang akhir musim. Pekan lalu, mereka merasakan dua kekalahan beruntun di kompetisi berbeda.

Pada pertandingan pekan ke-36 Liga Inggris, Kamis (13/5/2021), Chelsea harus takluk dari Arsenal dengan skor tipis 0-1 di Stamford Bridge.

Sementara dua hari berselang, The Blues harus tersungkur saat berhadapan dengan Leicester City di final Piala FA.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Wembley, London itu, tim besutan Thomas Tuchel lagi-lagi kalah tipis dengan skor 0-1.

Baca Juga: Tottenham Tekuk Wolves, Dele Alli Dipuji Habis sang Caretaker

Kekalahan beruntun membuat performa Chelsea jadi sorotan, mengingat pada 30 Mei mendatang, mereka harus memainkan laga final Liga Champions kontra Manchester City.

Jelang laga menghadapi Leicester di pekan ke-37 Liga Inggris, Tuchel menegaskan bahwa mental pemainnya baik-baik saja.

Kekalahan dari Arsenal memang menambah tekanan bagi The Blues yang untuk sementara belum mengunci posisi empat besar guna lolos ke Liga Champions musim depan.

Namun, juru taktik asal Jerman itu memastikan bahwa dua kekalahan beruntun ini tak ada pengaruhnya dengan persiapan Chelsea jelang final Liga Champions.

"[Kekalahan dari] Arsenal meningkatkan tekanan untuk pertandingan pada hari Selasa," beber Tuchel dikutip dari Mirror, Senin (17/5/2021).

Baca Juga: Milan Nasibmu Kini, Calon Juara yang Terancam Gagal ke Liga Champions

"Hari ini [kekalahan dari Leicester di final Piala FA] adalah pertandingan yang terisolasi, itu tidak ada hubungannya dengan perebutan 4 besar atau final Liga Champions."

Komentar