facebook

PSSI, PT LIB, Kemenpora dan Polri Gelar Rakor Pekan Depan, Ini yang Dibahas

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
PSSI, PT LIB, Kemenpora dan Polri Gelar Rakor Pekan Depan, Ini yang Dibahas
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat menghadiri Extraordinary Club Meeting 2020 di Hotel Royal Ambarrukmo, Selasa (13/10/2020). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Rencananya, rakor akan berlangsung di Kantor Kemenpora, Selasa (25/5/2021)

Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan memulai rapat koordinasi (rakor) membahas perencanaan bergulirnya Liga 1 dan 2 musim ini. Rencananya, rakor akan berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (25/5/2021).

Akan hadir dalam rakor tersebut PSSI, Kemenpora dan kepolisian. Dalam rakor itu PT LIB akan mempresentasikan rencana bergulirnya Liga 1 dan 2 musim ini.

Sama seperti ketika Piala Menpora 2021 beberapa waktu lalu, beberapa hal bakal disampaikan PT LIB utamanya mengenai protokol kesehatan (prokes) pertandingan di tengah pandemi COVID-19.

"Kami Selasa pekan depan akan menggelar Rakor di Kemenpora termasuk sama PSSI juga," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi Suara.com.

Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, Persib Siapkan Latihan Intensitas Menengah

"Materinya sama seperti saat membahas perizinan (Piala Menpora), nanti kami akan jelaskan ke setiap stakeholder bagaimana rencana liga," ia menjelaskan.

Yang membedakan dari Piala Menpora untuk kompetisi nanti adalah adanya rancangan membolehkan penonton menyaksikan pertandingan.

Adapun di Piala Menpora lalu tidak demikian. Oleh karena itu, ada dua opsi ada atau tidaknya penonton saat dilakukan presentasi.

"Pembahasanya termasuk liga ada penonton. Kami akan mengajukan dua opsi, kompetisi ada penonton dan tanpa penonton," pungkas lelaki asal Jawa Barat itu.

Liga 1 2021/2022 rencananya akan mulai kick-off pada 3 Juli mendatang. Sementara Liga 2 akan menyusul dua pekan setelahnya.

Baca Juga: Simon McMenemy Ingin Bantu Paul Munster Bangun Bhayangkara Solo FC

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar