alexametrics

Izin Liga 1 Turun, Rahmad Darmawan Akui Pemain Madura United Makin Giat Latihan

Syaiful Rachman
Izin Liga 1 Turun, Rahmad Darmawan Akui Pemain Madura United Makin Giat Latihan
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan [Foto: Beritajatim]

Liga 1 2021 akan digelar Juli mendatang.

Suara.com - Manajer Madura United Rahmad Darmawan mengatakan anak asuhnya kian bersemangat menjalani latihan setelah mendengar turunnya izin keramaian Liga 1 2021.

"Saya lihat semua pemain semakin semangat lagi berlatih menyambut bergulir Liga 1," kata RD, sapaan akrab Rahmad, dikutip dari laman resmi klub, Kamis.

Diakui pria kelahiran 1966 itu, turunnya izin kompetisi Liga 1 2021 ikut mempengaruhi psikologis skuadnya karena seluruh anak asuhnya cukup senang mendengar kabar bahwa kompetisi akan segera bergulir.

Menurut RD, sepak bola bukan hanya jadi hobi untuk pemain, tapi juga ladang untuk mencari rezeki untuk keluarganya.

Baca Juga: Teken Kontrak Baru, Lucas Vazquez Bertahan di Real Madrid Hingga 2024

Bukan hanya para pemain sepak bola, lanjut dia, namun seluruh tim, penjual merchandise, dan segala aktivitas yang berkaitan dengan pertandingan Madura United yang terdampak imbas positif dari kembali bergulir liga kasta pertama di Indonesia tersebut.

"Suporter ini akan membeli seragam klub kebanggaan mereka. Meski, hanya nonton dari rumah sebagai dukungan terhadap klub kebanggaannya," imbuh pelatih asal Metro Lampung, Lampung tersebut.

Salah satu pemain Madura United, Bayu Gatra juga mengaku saat ini dirinya beserta seluruh skuad Madura United tidak sabar lagi ingin segera bermain di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia yakni, kompetisi Liga 1.

"Tentu semua pemain sangat senang mendengar kabar jika Kompetisi Liga 1 sebentar lagi akan dimulai," terang Bayu.

Senada, Slamet Nurcahyo yang sudah tahun keenam membela Madura United juga sangat antusias dengan segera dimulainya kompetisi Liga 1 musim ini.

Baca Juga: Datang Telat, Pemain PSIS Dapat Porsi Latihan Tambahan dari Dragan Djukanovic

"Kami tidak sabar lagi untuk bertanding di kompetisi Liga 1. Setelah, hampir satu tahun lebih kompetisi ini di tiadakan akibat adanya wabah COVID-19," kata pria kelahiran Jember 1983 itu.

Komentar