Prediksi Portugal vs Jerman di Grup F Euro 2020

Rully Fauzi

Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:15 WIB
Prediksi Portugal vs Jerman di Grup F Euro 2020
Megabintang sekaligus kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. [PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP]

Suara.com - Super big match akan kembali tersaji dari Grup F, grup maut Euro 2020. Masuk matchday 2, juara bertahan Euro Timnas Portugal menantang Timnas Jerman di Allianz Arena, Munich, Sabtu (19/6/2021) malam pukul 23.00 WIB.

Saat ini Portugal memuncaki klasemen sementara Grup F dengan poin tiga usai mengalahkan Hungaria dengan skor telak 3-0 pada laga perdana Grup F di Puskas Arena, Budapest awal pekan ini.

Megabintang sekaligus kapten tim, Cristiano Ronaldo tampil gemilang dengan menyumbang brace alias dua gol untuk Portugal di laga tersebut.

Sementara itu, Jerman masih tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan nirpoin, usai kalah lawan Prancis di laga pertamanya.

Meski bermain di kandangnya sendiri di Allianz Arena, Jerman asuhan pelatih Joachim Low menyerah dengan skor 0-1 dari juara bertahan Piala Dunia tersebut.

Gol bunuh diri dari bek tengah Mats Hummels membuat Jerman merana di laga tersebut, dan tentunya wajib menang lawan Portugal nanti malam jika ingin membuka kans mereka untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Di sisi lain, raihan tiga poin atas Jerman tentunya akan memastikan tiket ke fase gugur bagi Timnas Portugal.

Meski demikian, Portugal patut was-was melawan Jerman nanti malam. Pasalnya, Selecao das Quinas --julukan Timnas Portugal-- punya rekor buruk melawan Jerman; selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir mereka lintas ajang.

"Kami berharap keluar sebagai pemenang dengan kemenangan kelima (secara beruntun)," sesumbar bek sentral Timnas Jerman, Matthias Ginter, seperti dikutip laman resmi UEFA jelang laga Portugal vs Jerman.

Namun begitu, ada kekhawatiran besar yang menyelimuti skuad Jerman bahwa kali ini mereka tak bisa menaklukkan Portugal, yang artinya bisa mengulang malapetaka tiga tahun lalu ketika mereka terlempar dari Piala Dunia 2018 setelah menjadi juru kunci fase grup.

Padahal empat tahun sebelumnya, Jerman sukses jadi kampiun Piala Dunia di Brasil di bawah asuhan Joachim Low.

"Jika ada pemain timnas, atau bahkan pelatih, yakin sekali kita bakal melangkah ke 16 besar (Euro 2020), ada risiko terulangnya kegagalan di Piala Dunia 2018. Mereka harus hati-hati dan jangan sesumbar," tulis harian terkemuka Jerman, Bild.

Bek Jerman Mathias Ginter bermain gemilang dengan turut mencetak gol dan assist saat menjamu Bellarusia di laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 grup C, Minggu (17/11/2019) dini hari WIB. (Foto: AFP)
Bek Timnas Jerman, Matthias Ginter. [AFP]

Apa pun itu, para penggawa Die Mannschaft --julukan Timnas Jerman-- nampaknya tetap pede bisa memetik hasil positif lawan Portugal nanti.

"Kami tim yang hebat, kami berkualitas dan bisa melangkah jauh. Kami tetap yakin pada diri kami sendiri," koar gelandang Borussia Dortmund, Emre Can.

Namun untuk melangkah sejauh itu, Jerman praktis harus mereformasi starting eleven-nya, terutama menajamkan barisan serang saat beroperasi di kotak penalti lawan. Apalagi pertahanan Portugal tak kalah tangguh dari Prancis.

Ya, Jerman rasanya memang tak perlu mengkoreksi barisan pertahanannya, sekalipun Mats Hummels membuat gol bunuh diri yang membuat Prancis menang.

Mereka relatif sanggup meredam trio semaut Kylian Mbappe, Antoine Griezmann dan Karim Benzema, kendati Mbappe dan Benzema menciptakan gol yang kemudian dianulir karena offside pada laga matchday 1 Grup F itu.

Joachim Low rasanya tak akan mengganti trio beknya, namun dia harus mengubah dramatis susunan pemain eselon-eselon selanjutnya agar memetik poin penuh dari laga melawan Portugal, dan menyingkirkan jauh-jauh bayangan buruk terulangnya tragedi 2018.

Ya, kekalahan kedua Jerman hanya akan membuat Portugal jadi negara keempat yang lolos lebih awal ke babak 16 besar Euro 2020, yang akan jadi pencapaian ketujuh berturut-turut lolos ke fase gugur Euro bagi Selecao das Quinas.

"Sungguh fundamental mengawali dengan pijakan yang benar agar memperoleh kepercayaan diri, dan kini kami harus berlanjut kepada pertandingan berikutnya lawan Jerman dan juga dengan kemenangan," ucap Cristiano Ronaldo.

Megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Hungaria dalam laga Grup F Euro 2020 di Puskas Arena, Budapest, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. [BERNADETT SZABO / POOL / AFP]
Megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Hungaria dalam laga Grup F Euro 2020 di Puskas Arena, Budapest, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. [BERNADETT SZABO / POOL / AFP]

Dengan torehan 106 gol sejauh ini untuk Portugal dari 176 caps, Ronaldo kini hanya berselisih tiga gol dari pemegang rekor top skor sepanjang masa di pentas sepakbola internasional.

Ali Daei, yang membela Timnas Iran dari 1993-2006, adalah orang yang memegang rekor tersebut dengan torehan 109 gol sepanjang karier internasionalnya.

"Kami semua tahu kualitas Cristiano dan betapa mudahnya bagi dia menciptakan gol demi gol. Saya yakin dia bisa meraih rekor prestisius itu," tutur playmaker Portugal, Bruno Fernandes.

Gelandang serang Timnas Portugal, Bruno Fernandes tampil pada laga Grup F Euro 2020 kontra Hungaria di Puskas Arena, Budapest, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. [BERNADETT SZABO / POOL / AFP]
Gelandang serang Timnas Portugal, Bruno Fernandes tampil pada laga Grup F Euro 2020 kontra Hungaria di Puskas Arena, Budapest, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. [BERNADETT SZABO / POOL / AFP]

Namun demikian, Matthias Ginter menyatakan salah besar jika Jerman hanya fokus mengawal Ronaldo karena masih ada Fernandes, Diogo Jota dan Bernardo Silva yang mampu menjadi penentu kemenangan bagi Portugal.

Pelatih Portugal, Fernando Santos malah masih punya cadangan tak kalah mengerikan pada diri Andre Silva yang mencetak 28 gol di Bundesliga Jerman musim lalu bersama Eintracht Frankfurt, bintang Atletico Madrid Joao Felix, serta Renato Sanches dari tim juara Ligue 1 Prancis Lille.

Santos bahkan tak mau hasil seri saat melawan Jerman. Pilihannya hanya dua; "membunuh atau dibunuh," kata pelatih asal Portugal berusia 66 tahun itu.

Skenario Pertandingan

Laga melawan Prancis awal pekan ini mengekspos kelemahan-kelemahan Jerman, terutama tiadanya pencipta gol mumpuni. Pemain Bayern Munich, Serge Gnabry yang jadi andalan utama untuk mendobrak pertahanan lawan, tak bisa apa-apa saat melawan Prancis.

Kemitraannya dengan Thomas Muller dan Kai Havertz malah membuat Jerman kalah kelas dari lini serang Prancis yang efisien. Gnabry dan Havertz mungkin termasuk yang harus dirotasi Joachim Low.

Jika ini yang terjadi, maka rekan setim Gnabry di Bayern, Leroy Sane bisa menjadi starter, bahkan lebih revolusioner lagi jika dipasangkan dengan Kevin Volland.

Yang juga titik lemah Jerman adalah wing-back kanannya. Joshua Kimmich sering bergerak ke tengah, dan itu tidak efektif. Sayang, cedera pada Lukas Klostermann membuat Kimmich tak ada lawan di posisi itu.

Di lapangan tengah, Low bisa mencoba Leon Goretzka, tapi memainkan penuh gelandang kekar Bayern itu berisiko mengingat dia masih dalam pemulihan dari cedera.

Jadi, amanlah Ilkay Gundogan dan Toni Kroos sebagai starter di lini vital Die Mannschaft.

Jika Kimmich masih tergoda beroperasi ke tengah. Low mungkin bisa memplot Matthias Ginter dalam peran lebih melebar. Tak masalah karena sang bek sentral terbiasa mengisi posisi fullback bersama klubnya, Borussia Monchengladbach.

Akan tetapi, itu akan membuat wing-back kiri Atalanta, Robin Gosens menjadi lebih ke dalam seolah bek tengah ketiga Jerman, melapis duo bek sentral Mats Hummels dan Antonio Rudiger yang memproteksi kiper Manuel Neuer.

Sementara itu, pelatih Fernando Santos dari Portugal sudah pasti mempelajari kekalahan Jerman dari Prancis.

Dia tahu bek-bek Jerman sulit mengimbangi kecepatan Kylian Mbappe. Santos punya pemain seperti Mbappe, dan Rafa Silva orangnya. Attacker Benfica itu bisa agak digeser ke sayap kanan, posisi yang selama ini ditempati Bernardo Silva.

Di posisi penyerang sayap, Rafa Silva dan Diogo Jota akan mendapatkan sokongan dari dua fullback, Nelson Semedo dan Raphael Guerreiro, untuk membantu kinerja Bruno Fernandes sebagai gelandang serang serta Cristiano Ronaldo sebagai goal-getter utama Portugal.

Sementara di lapangan tengah, Danilo Pereira dan William Carvalho tetap menjadi double pivot. Jika Carvalho tak memungkinkan menjadi starter, maka gelandang jangkar Wolves, Ruben Neves siap mendampingi Danilo.

Sedangkan untuk pertahanan, Ruben Dias dan Pepe tak tergantikan dalam melindungi kiper Rui Patricio.

Statistik Kedua Tim

Jerman total sudah 18 kali bertemu Portugal, di mana Die Mannschaft lebih sering menang ketimbang Selecao das Quinas. Jerman menang 10 kali dan kalah tiga kali.

Portugal sendiri tak pernah mengalahkan Jerman dalam 21 tahun terakhir. Terakhir mereka menang dalam fase grup Euro 2000, ketika hat-trick Sergio Conceicao memenangkan Portugal 3-0.

Akan tetapi, Portugal hanya sekali kalah pada 16 pertandingan terakhirnya lintas ajang sejak Oktober 2019. Portugal juga tak terkalahkan pada 22 dari 23 pertandingan Euro terakhirnya.

Head-to-head Portugal vs Jerman:

16/06/2014 Jerman 4-0 Portugal
10/06/2012 Jerman 1-0 Portugal
20/06/2008 Portugal 2-3 Jerman
09/07/2006 Jerman 3-1 Portugal
21/06/2000 Portugal 3-0 Jerman

Lima pertandingan terakhir Portugal:

28/03/2021 Serbia 2-2 Portugal
31/03/2021 Luksemburg 1-3 Portugal
05/06/2021 Spanyol 0-0 Portugal
10/06/2021 Portugal 4-0 Israel
15/06/2021 Hungaria 0-3 Portugal

Lima pertandingan terakhir Jerman:

29/03/2021 Rumania 0-1 Jerman
01/04/2021 Jerman 1-2 Makedonia Utara
03/06/2021 Jerman 1-1 Denmark
08/06/2021 Jerman 7-1 Latvia
16/06/2021 Prancis 1-0 Jerman

Prakiraan Susunan Pemain:

Portugal XI (4-2-3-1): Patricio; Semedo, Pepe, Dias, Guerreiro; Danilo, Carvalho; Bernardo, Fernandes, Jota; Ronaldo.

Pelatih: Fernando Santos (Portugal)

Jerman XI (3-4-3): Neuer; Ginter, Hummels, Rudiger; Kimmich, Gundogan, Kroos, Gosens; Sane, Muller, Gnabry.

Pelatih: Joachim Low (Jerman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peta Kekuatan Calon Juara Piala Dunia 2026: 5 Tim Ini Dijagokan FIFA

Peta Kekuatan Calon Juara Piala Dunia 2026: 5 Tim Ini Dijagokan FIFA

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:04 WIB

Pep Guardiola Bakal Latih Cristiano Ronaldo? Al Nassr Siapkan Dana Fantastis

Pep Guardiola Bakal Latih Cristiano Ronaldo? Al Nassr Siapkan Dana Fantastis

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:42 WIB

Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa

Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 14:14 WIB

Kartu Langka Cristiano Ronaldo Terjual Rp23,9 Miliar, Jadi Termahal Kedua dalam Sejarah

Kartu Langka Cristiano Ronaldo Terjual Rp23,9 Miliar, Jadi Termahal Kedua dalam Sejarah

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 10:19 WIB

Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026

Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:38 WIB

Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler

Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler

Bola | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:58 WIB

Cristiano Ronaldo Juara Saudi Pro League: Kini Koleksi 34 Trofi, Masih Kalah Jauh dari Messi!

Cristiano Ronaldo Juara Saudi Pro League: Kini Koleksi 34 Trofi, Masih Kalah Jauh dari Messi!

Bola | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:33 WIB

Lennart Karl, Bocah Ajaib Bayern Munich yang Diprediksi Jadi Bintang Piala Dunia 2026

Lennart Karl, Bocah Ajaib Bayern Munich yang Diprediksi Jadi Bintang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:47 WIB

Daftar Pemain Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Kembali!

Daftar Pemain Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Kembali!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:26 WIB

Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:32 WIB

Terkini

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 00:04 WIB

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:26 WIB

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:12 WIB

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:00 WIB

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:35 WIB

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:41 WIB

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:32 WIB

Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?

Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:00 WIB

Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?

Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:00 WIB