Ironi Timnas Turki: Berlabel Kuda Hitam, Menjelma Bulan-bulanan

Arief Apriadi

Senin, 21 Juni 2021 | 08:48 WIB
Ironi Timnas Turki: Berlabel Kuda Hitam, Menjelma Bulan-bulanan
Gelandang serang Timnas Turki, Hakan Calhanoglu (tengah) terlihat kecewa setelah timnya kebobolan gol kedua dalam matchday pamungkas Grup A Euro 2020 di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Senin (21/6/2021) dini hari WIB. OZAN KOSE / POOL / AFP

Suara.com - Timnas Turki datang ke Euro 2020 dengan kepercayaan diri menyusul status kuda hitam yang mereka sandang. Namun, label tim kejutan nyatanya terlalu berat untuk dipikul, The Crescent-Stars pun justru terpukul.

Saat pertandingan Grup A Euro 2020 tuntas pada Senin (21/6/2021) dini hari WIB, Timnas Turki terkapar di dasar klasemen. Lebih buruk, mereka jadi bulan-bulanan tiga tim lain hingga finis tanpa poin.

Pada pertandingan pembuka, Turki dihajar Italia 0-3, sebelum kalah 2-0 dari Wales, dan bertekuk lutut dihadapan Swiss 1-3 dalam laga pamungkas di Baku, Azerbaijan.

Turki yang diisi para pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa nyatanya tak mampu berbuat banyak. Para pemain seperti Hakan Calhanoglu (AC Milan), Caglar Soyuncu (Leicester City), hingga Merih Demiral (Juventus) tak bisa membuat perbedaan.

Lebih parah, satu-satunya gol yang berhasil dicetak Turki di Euro 2020 ini datang dari rfan Kahveci, gelandang 25 tahun yang bermain di kompetisi domestik (Super Lig) bersama Fenerbahce.

Pelatih Timnas Turki, Seno Gunes secara mengejutkan enggan mundur dari kursi pelatih setelah kegagalan ini dan justru banyak menyalahkan pihak lain termasuk pemain dan media.

"Saya bertanggung jawab atas ini. Saya tidak terpikirkan untuk mundur, kegagalan ini harus dibayar, tapi media juga bertanggung jawab, demikian juga manajemen serta tim kepelatihan," ujar Gunes dilansir dari Reuters.

"Para pemain dan kesalahan individual juga bertanggung jawab. Sebelum turnamen kami diharapkan tampil di final dan sekarang kami dikritik begitu pedas," ujarnya menambahkan.

Sementara gelandang serang mereka, Hakan Calhanoglu tak bisa menyembunyikan kekecewaan dari hasil buruk yang diraih negaranya. Dia berharap kesalahan ini jadi pelajaran berharga bagi Turki di masa mendatang.

baca juga

"Turnamen ini sangat mengecewakan bagi kami. Kami harus memetik pelajaran dari semua kesalahan, tapi kami tidak akan menundukkan kepala karenanya," ujar Calhanoglu dilansir laman resmi UEFA.

"Ini tim yang masih sangat muda dan pastinya akan lebih baik di masa mendatang," ujarnya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Italia Tak Terkalahkan dalam 30 Laga, Roberto Mancini Samai Rekor Vittorio Pozzo

Bawa Italia Tak Terkalahkan dalam 30 Laga, Roberto Mancini Samai Rekor Vittorio Pozzo

Bola | Senin, 21 Juni 2021 | 08:13 WIB

Pemain Italia Bagus-bagus, Roberto Mancini Pusing Tentukan Pilihan

Pemain Italia Bagus-bagus, Roberto Mancini Pusing Tentukan Pilihan

Bola | Senin, 21 Juni 2021 | 08:02 WIB

Klasemen Akhir Grup A Euro 2020: Italia dan Wales ke 16 Besar, Swiss Menunggu

Klasemen Akhir Grup A Euro 2020: Italia dan Wales ke 16 Besar, Swiss Menunggu

Bola | Senin, 21 Juni 2021 | 07:30 WIB

Hasil Bola Tadi Malam Grup A Euro 2020: Italia Sempurna, Swiss Menanti Keajaiban

Hasil Bola Tadi Malam Grup A Euro 2020: Italia Sempurna, Swiss Menanti Keajaiban

Bola | Senin, 21 Juni 2021 | 07:13 WIB

Menang Tipis atas Wales, Italia Juara Grup A

Menang Tipis atas Wales, Italia Juara Grup A

Foto | Senin, 21 Juni 2021 | 06:35 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×