alexametrics

Sumsel Pastikan Stadion Bumi Sriwijaya Siap Pakai untuk Piala Dunia U-20 2023 Indonesia

Rully Fauzi
Sumsel Pastikan Stadion Bumi Sriwijaya Siap Pakai untuk Piala Dunia U-20 2023 Indonesia
Gubernur Sumsel, Herman Deru meninjau Stadion Bumi Sriwijaya di Palembang. (ANTARA/HO-Pemprov Sumsel/21)

Stadion Bumi Sriwijaya akan jadi salah satu venue Piala Dunia U-20 yang dihelat di Tanah Air.

Suara.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan Stadion Bumi Sriwijaya di Palembang siap untuk digunakan pada Piala Dunia U-20 2023, yang memang akan dihelat di Tanah Air.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan stadion yang sudah direnovasi sejak 2020 itu saat ini sudah layak untuk digunakan pada perhelatan Piala Dunia.

"Saya lihat semuanya sudah bagus semua," kata Herman Deru seperti dikutip dari Antara.

"Secara kasat mata semua dalam kondisi baik, seperti rumput, kursi penonton, ruang ganti, hingga sarana dan prasarananya," sambungnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-18 Gelar TC Tahap Kedua, PSSI Panggil 36 Pemain Lagi

Herman mengatakan tim verifikasi FIFA dijadwalkan akan mengunjungi Palembang pada Januari 2022 untuk memastikan kesiapan stadion hingga fasilitas pendukung lainnya.

Bukan hanya menyiapkan Stadion Bumi Sriwijaya, Pemprov juga menyiapkan stadion utama, yaitu Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan tiga lapangan penunjang lainnya.

FIFA mengumumkan pembatalan Piala Dunia U-20 tahun 2021 di Indonesia akibat pandemi COVID-19 dan juga membatalkan Piala Dunia U-17 yang dijadwalkan digelar di Peru.

Meskipun demikian, Indonesia akan tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023.

Piala Dunia U-20 2021 tadinya bakal digelar pada 20 Mei-12 Juni tahun ini di enam venue di enam kota.

Baca Juga: Tatap Laga Kontra Persela, Dua Legiun Asing Terancam Absen Lagi Bela Persipura

Keenamnya adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, Stadion Sriwijaya Jakabaring di Palembang, Si Jalak Harupat di Bandung, Stadion Manahan di Solo, dan Stadion I Wayan Dipta di Bali.

Walau ada penundaan, Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan daerahnya tetap mempersiapkan gelaran itu dengan tetap memastikan pemeliharaan venue-venue yang sudah direnovasi untuk kepentingan Piala Dunia tersebut.

Komentar