Kisah Alireza Beiranvand, Kiper Utama Iran yang Pernah Jadi Gelandangan

Rully Fauzi Suara.Com
Rabu, 15 September 2021 | 05:05 WIB
Kisah Alireza Beiranvand, Kiper Utama Iran yang Pernah Jadi Gelandangan
Kiper Timnas Iran, Alireza Beiranvand. [KARIM JAAFAR / AFP]

Suara.com - Alireza Beiranvand memang tak membawa Timnas Iran juara di Piala Dunia 2018. Hanya, aksinya mementahkan sepakan penalti Cristiano Ronaldo membuat namanya seketika mendunia.

Momen itu memang sudah terjadi tiga tahun lalu dan nama Alireza mungkin tak akan pernah dilupakan. Tapi, ada cerita pilu di balik nama kiper utama Timnas Iran itu yang kini kadung besar di Eropa.

Alireza (28) kini bermain di kompetisi kasta teratas Liga Portugal bersama klub Boavista, namun dulu ia sempat jadi gembel dan tukang sapu di Iran.

Alireza lahir dan besar bukan dari keluarga berkecukupan. Kenyataan paling pahit yang pernah dialaminya adalah tinggal berpindah-pindah semasa kecilnya. Sang ayah, Morteza Beiranvand, hanya pengembala kambing. 

Namun, Alireza punya tekad untuk menjadi pesepakbola. Apa boleh buat, sang ayah sedikit mengerinyitkan dahi ketika sang anak menyampaikan cita-citanya.

Dalam wawancara Alireza dengan The Guardian, dia mengatakan bahwa ayahnya pernah menyobek jersey sepakbola dan sarung tangan miliknya agar tak lagi bermain bola.

"Ayah tak menyukai jika saya terus bermain bola. Dia meminta saya mencari pekerjaan yang lain," papar Alireza.

Alireza akhirnya membuat keputusan. Dia minggat dari Lorestan ke Teheran. Di tempat tujuannya, bahkan dia sempat tidur di pinggir toko sepanjang jalan tersebut.

Setelah sampai di Teheran, Alireza terus berupaya mewujudkan mimpinya. Satu yang paling diingatnya adalah mendaftarkan diri ke klub lokal kendati harus mengeluarkan biaya.

Baca Juga: Hasil Liga Champions: 10 Pemain Sevilla Imbangi RB Salzburg 1-1

Sadar tak punya banyak uang, Alireza juga melakukan kerja sampingan untuk mencari pundi-pundi uang. Beberapa di antaranya adalah seperti mencuci mobil, menyapu jalan hingga pelayan restoran di jalanan.

 Pekerjaan itu bukannya tanpa dampak. Sebab, Alireza sempat dipecat dari klubnya terdahulu Homa FC karena kedapatan berlatih dengan tim lain, yang tak lain ada Naft Tehran.

Naft Tehran memutuskan memberi kesempatan kedua untuk Alireza meski mereka mengetahui tindakan ceroboh kiper berpostur 194 cm tersebut. Kesempatan itu nyatanya tak disia-siakan Alireza.

Alireza semula tampil di tim U-23 Naft Tehran. Namun, ia kemudian dipanggil ke tim utama karena kepiawaiannya.

Di musim 2014, Alireza memperpanjang kontraknya bersama Naft Tehran. Namun hanya dua musim sebelum pindah ke Persepolis, salah satu klub terbaik di Iran, pada musim 2016.

Pada 2017, Alireza Beiranvand sukses memecahkan rekor tak kebobolan di Liga Iran. Ia kemudian masuk ke dalam nominasi pemain terbaik FIFA. Ia pun juga berhasil menjadi juara Liga Iran di musim 2018 dan 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI