Sang Konduktor
Julukan Sang Konduktor lahir karena kepiawaian Rosicky dalam melepaskan umpan. Teknik umpan dengan kaki luar adalah andalannya.
Itu juga ditambah dengan kecepatan serta akselerasi yang kerap dibuatnya. Tak pelak Arsene Wenger yang ketika itu menjadi pelatihnya melabelinya dengan The Rosicky Si Jago Teknik Papan atas.
Wenger juga bilang bahwa permainan Rosicky juga lebih baik ketimbang Chelsea. Apresiasi yang cukup berani dengan melabeli pemain dengan klub.
Absen Lama
Rosicky pernah absen selama 1 musim penuh pada 2015/16. Ketika itu, dia menderita cedera lutut dan membuat ia harus absen sangat lama untuk penyembuhan.
Usai kembali dari cedera, Rosicky membuat penampilan pada 30 Januari kontra Burnley di Piala FA. Empat bulan setelahnya, dia menerima Guard of Honour di Emirates untuk menghormati penampilan terakhirnya bersama The Gunners.
Kembali ke Kampung Halaman
Musim 2016, Rosicky kembali pulang ke Praha setelah 17 musim merantau. Dirinya hanya bermain 1 musim dengan 12 penampilan dan 1 gol.
Baca Juga: 4 Pemain Asia yang Gagal Bersinar di Arsenal Sebelum Kedatangan Takehiro Tomiyasu
Usia yang sudah menginjak 37 tahun dan fisik yang tak lagi prima membuatnya mengambil keputusan. Pada musim itu, Rosicky memutuskan pensiun dari sepak bola.
Penulis: Kusuma Alan