alexametrics

Daftar Pelatih yang Pernah Dipermalukan, di Antaranya Sir Alex Ferguson

Syaiful Rachman
Daftar Pelatih yang Pernah Dipermalukan, di Antaranya Sir Alex Ferguson
Sir Alex Ferguson bersama stafnya melakukan ketika melakukan parade selebrasi seusai membawa timnya juara Liga Inggris musim 2012/2013 (AFP/ANDREW YATES)

Manchester United besutan Sir Alex Ferguson tiga kali menelan kekalahan telak dengan margin di atas empat gol.

Suara.com - Bagi para pelatih sepak bola, melihat tim yang diasuhnya menelan kekalahan telak merupakan sebuah aib, dan hal itu juga berlaku untuk para juru taktik yang punya nama besar, tidak terkecuali manajer legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson.

Status dan nama besar yang didapatkan pelatih tak serta merta membuat tim yang diasuhnya terus menerus meraih kemenangan.

Bahkan ada kalanya para juru taktik terbaik dunia mengalami kekalahan memalukan yang mencoreng citra yang telah dibangun bersama timnya.

Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson. [CLIVE BRUNSKILL / POOL / AFP]
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson. [CLIVE BRUNSKILL / POOL / AFP]

Meski kekalahan telak menjadi noda hitam bagi para pelatih, nyatanya kekalahan telak juga menjadi refleksi bagi setiap juru taktik untuk membawa timnya kembali bangkit di laga selanjutnya.

Baca Juga: Lionel Messi Dukung Penuh Xavi Jadi Pelatih Anyar Barcelona

Maka tak heran bila banyak pihak mengatakan bawah seorang pelatih akan menjadi pelatih top nantinya jika pernah merasakan kekalahan menyakitkan.

Karena kekalahan telak itu, para pelatih akan punya pengalaman yang akan membantunya untuk bangkit dan menemukan resep dalam mengolah timnya baik urusan taktik maupun mental.

Jika menoleh ke belakang, kekalahan besar hampir selalu dialami oleh banyak pelatih dengan status mentereng.

Berikut daftar kekalahan telak para pelatih top dunia dengan margin 4 gol atau lebih.

1. Sir Alex Ferguson (Manchester United)

Baca Juga: Pratama Arhan: Timnas Indonesia Kantongi Kelemahan Australia

Chelsea 5 - 0 Man United (3 Oktober 1996)
Newcastle United 5 - 0 Man United (20 Oktober 1996)
Man United 1 - 6 Man City (23 Oktober 2011)

2. Jose Mourinho (AS Roma dan Real Madrid)

Barcelona 5 - 0 Real Madrid (29 November 2010)
Bodo/Glimt 6 - 1 AS Roma (21 Oktober 2021)

3. Arsene Wenger (Arsenal)

Man United 8 - 2 Arsenal (28 Agustus 2011)
Chelsea 6 - 0 Arsenal (22 Maret 2014)

Josep Guardiola dan Diego Simeone bersalaman usai pertandingan Liga Champions antara Atletico vs Bayern Munich pada 3 Mei 2016. [AFP]
Josep Guardiola dan Diego Simeone bersalaman usai pertandingan Liga Champions antara Atletico vs Bayern Munich pada 3 Mei 2016. [AFP]

4. Josep Guardiola (Barcelona, Bayern Munich dan Man City)

Bayern Munich 0 - 4 Real Madrid (29 April 2014)
Barcelona 4 - 0 Manchster City (19 Oktober 2016)
Everton 4 - 0 Manchester City (15 Januari 2017)

5. Jurgen Klopp (Mainz, Borussia Dortmund, dan Liverpool)

Mainz 1 - 6 Bayern Munchen (27 Oktober 2006)
Man City 5 - 0 Liverpool (9 September 2017)
Aston Villa 7 - 2 Liverpool (4 Oktober 2020)

6. Carlo Ancelotti (AC Milan, Chelsea, Real Madrid, PSG, Bayern Munich dan Everton)

Real Madrid 0 - 4 Atletico Madrid (7 Februari 2015)
Manchester City 5 - 0 Everton (23 Mei 2021)

7. Diego Simeone (Atletico Madrid)

Borussia Dortmund 4 - 0 Atletico Madrid (24 Oktober 2018)
Bayern Munich 4 - 0 Atletico Madrid (21 Oktober 2020)

8. Ole Gunnar Solskjaer (Cardiff City, Molde, dan Manchester United)

Man United 1 - 6 Tottenham Hotspur (4 Oktober 2020)
Man United 0 - 5 Liverpool (25 Oktober 2021)

[Penulis: Zulfikar Pamungkas]

Komentar