PSSI Laporkan Dugaan Match Fixing Perserang ke Polda Metro Jaya

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha | Suara.com

Sabtu, 06 November 2021 | 19:13 WIB
PSSI Laporkan Dugaan Match Fixing Perserang ke Polda Metro Jaya
Logo PSSI (Adie Prasetyo Nugraha/Suara.com).

Suara.com - PSSI membawa kasus dugaan pengaturan skor klub Liga 2 2021, Perserang ke ranah hukum. Mereka resmi melaporkan kasus match fixing tersebut ke Polda Metro Jaya di mana laporan telah dibuat sejak Kamis (4/11/2021).

Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (6/11/2021).

Seperti diketahui manajemen Perserang telah melaporkan adanya dugaan match fixing yang dilakukan antara beberapa pemain dan pelatih mereka dengan pihak luar.

Ada lima pemain yang telah dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI lantaran dianggap melakukan percobaan pengaturan skor.

Sanksi pun beraneka ragam yang terberat yakni larangan beraktivitas dalam sepakbola di lingkungan PSSI, masuk ke area stadion selama lima tahun.

Menurut pengakuan salah seorang pemain tersebut, ia dihubungi orang tidak dikenal untuk membuat Perserang kalah dalam pertandingan melawan Rans Cilegon FC, Persekat Tegal, dan Badak Lampung.

Para pemain Perserang Banten. [Instagram/perserang.official]
Para pemain Perserang Banten. [Instagram/perserang.official]

Sosok misterius inilah yang dilaporkan kepada kepolisian. Sebab, PSSI memiliki terbatasan terkait teknologi hingga memanggil orang di luar lingkungan sepakbola untuk diadili.

"Laporan ini kami lakukan agar kami bisa mengetahui secara detail siapa pihak luar yang menghubungi pemain. Apalagi pihak luar tersebut menghubungi memakai private number," kata Iriawan dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (6/11/2021).

"PSSI dengan Polri saat ini sudah melakukan perjanjian kerja sama pada 22 Juli 2021 tentang penerbitan rekomendasi dan/atau pemberian izin bantuan pengamanan, penegakan hukum, kesehatan dan hubungan luar negeri dalam kegiatan PSSI," terangnya,

Dalam hal ini Sekjen PSSI, Yunus Nusi menerangkan federasi tidak memiliki kewenangan untuk memanggil dan mengusut orang per orang yang bukan dari ‘keluarga sepakbola’ (football family).

PSSI juga memiliki keterbatasan teknologi untuk melacak nomor-nomor rahasia yang melakukan match fixing dengan pemain.

"Nah kerja sama yang dilakukan antara PSSI dan Polri akan sangat membantu untuk menguak pihak-pihak yang ingin merusak sepakbola Indonesia," ujar Yunus Nusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Siswa SKO Sumbar Dipanggil TC Timnas Indonesia

Dua Siswa SKO Sumbar Dipanggil TC Timnas Indonesia

Sumbar | Sabtu, 06 November 2021 | 13:26 WIB

PSSI Panggil Dua Pemain Muda NTT untuk Ambil Bagian di TC Timnas Indonesia U-18

PSSI Panggil Dua Pemain Muda NTT untuk Ambil Bagian di TC Timnas Indonesia U-18

Bola | Sabtu, 06 November 2021 | 00:15 WIB

Ketum PSSI Minta Pesepak Bola Indonesia Belajar dari Kasus Saddil Ramdani

Ketum PSSI Minta Pesepak Bola Indonesia Belajar dari Kasus Saddil Ramdani

Bola | Jum'at, 05 November 2021 | 22:53 WIB

Tiga Kasus Pengaturan Skor yang Terungkap di Indonesia

Tiga Kasus Pengaturan Skor yang Terungkap di Indonesia

Bola | Jum'at, 05 November 2021 | 21:19 WIB

Didesak Menangkan Sisa Laga, Fakhri Husaini Tak Merasa Tertekan

Didesak Menangkan Sisa Laga, Fakhri Husaini Tak Merasa Tertekan

Kaltim | Jum'at, 05 November 2021 | 20:14 WIB

Terkini

Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur

Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB

Kembali Beralih Setelah Libur, Dokter Tim Persib Beberkan Kondisi Pemain

Kembali Beralih Setelah Libur, Dokter Tim Persib Beberkan Kondisi Pemain

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:11 WIB

Status WNI Nathan Tjoe-A-On Digugat, KNVB Janji Lakukan Investigasi Serius

Status WNI Nathan Tjoe-A-On Digugat, KNVB Janji Lakukan Investigasi Serius

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:04 WIB

Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik

Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:54 WIB

Masih Banyak Pemain Timnas Indonesia Belum Gabung TC, Respons John Herdman Jadi Sorotan

Masih Banyak Pemain Timnas Indonesia Belum Gabung TC, Respons John Herdman Jadi Sorotan

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:34 WIB

Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara

Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:22 WIB

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:17 WIB

Status Nathan Tjoe-A-On Digugat, Willem II: Kami Tunggu Keputusan Resmi KNVB

Status Nathan Tjoe-A-On Digugat, Willem II: Kami Tunggu Keputusan Resmi KNVB

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:14 WIB

Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum

Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:53 WIB

Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!

Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB