alexametrics

Dipermak 4 Gol, Bonucci Tak Malu Akui Juventus Harus Belajar Banyak dari Chelsea

Rully Fauzi
Dipermak 4 Gol, Bonucci Tak Malu Akui Juventus Harus Belajar Banyak dari Chelsea
Bek sentral Juventus, Leonardo Bonucci. [Alberto PIZZOLI / AFP]

Wakil kapten Juventus itu dengan jentelmen mengakui jika timnya kalah segala-galanya dari Chelsea.

Suara.com - Juventus mendapat pukulan telak di laga matchday 5 Liga Champions, Rabu (24/11/2021) dini hari WIB. Bertandang ke Inggris untuk menghadapi juara bertahan kompetisi, Chelsea, Juve dipermak empat gol tanpa balas!

Meski sebelum kick-off Juventus telah memastikan kelolosan ke babak 16 besar dari Grup H, namun kekalahan telak ini membuat persaingan dengan Chelsea untuk jadi juara grup terbuka lebar dengan satu matchday tersisa di fase grup.

Di Stamford Bridge, Juventus sendiri tampil melempem sejak awal hingga akhir laga. Tim asuhan Massimiliano Allegri jarang mengancam pertahanan tuan rumah (dengan hanya dua shot on target sepanjang laga), miskin kreativitas, lemah dalam menguasai bola, serta buruk dalam bertahan.

Hanya ketinggalan satu gol saat half-time, Bianconeri kolaps di babak kedua dengan diberondong tiga gol tambahan Chelsea. 

Baca Juga: Bawa MU ke 16 Besar Liga Champions, Michael Carrick Tetap Minus di Mata Paul Scholes

Striker Juventus, Paulo Dybala (tengah) bersaing dengan gelandang Chelsea asal Inggris Callum Hudson-Odoi (kanan) selama matchday kelima Grup H Liga Champions UEFA antara Chelsea vs Juventus di Stamford Bridge, London pada Rabau (24/11/2021) dini hari WIB.Adrian DENNIS / AFP.
Suasana laga Liga Champions antara Chelsea vs Juventus di Stamford Bridge, London, Rabu (24/11/2021) dini hari WIB. [Adrian DENNIS / AFP]

Wakil kapten Juventus, Leonardo Bonucci, yang memimpin tim di laga dini hari dengan absennya Giorgio Chiellini, secara jentelmen mengakui timnya memang kalah segala-galanya dari Chelsea.

Bonucci pun tak malu mengakui bahwa Juventus harus mengambil banyak pelajaran dari Chelsea, sang juara bertahan Liga Champions dan pemimpin klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

"Ini kekalahan berat. Kami menang 1-0 pada pertemuan pertama (di Grup H) di Turin, tapi hari ini kami kalah segala-galanya dari Chelsea. Kami harus jantan mengakui hal tersebut," sesal Bonucci seperti dilansir football-italia, Rabu (24/11/2021).

"Tentu saja, kami harus mengambil pelajaran bahwa melawan tim-tim elite seperti ini Anda harus selalu melaju dengan kecepatan 1.000 km/jam. Sebab saat Anda memperlambatnya, mereka langsung menghukum Anda dengan begitu kejam," ucap bek sentral berusia 34 tahun itu.

Bonucci mengakui, Juventus sebenarnya mencoba pada babak kedua untuk menutup pergerakan Chelsea dari sisi sayap.

Baca Juga: Simone Inzaghi Klaim Inter Telah Buat Progres, Pede Lolos ke 16 Besar Liga Champions

Sayangnya, ia mengakui Bianconeri tidak cukup fokus pada dua bola yang dimasukkan Chelsea dari flank.

"Penting bagi kami untuk mengambil pelajaran dari pertandingan ini, yaitu melawan tim-tim ini Anda tidak dapat menurunkan intensitas atau konsentrasi walau sejenak. Kami harus berani mengakui bahwa terkait evaluasi laga ini, kami harus belajar banyak dari Chelsea" ujar Bonucci.

"Kami perlu mengambil pelajaran yang tepat dari permainan ini dan siap untuk mengambilnya ke depan.  Anda harus 100 persen siap secara fisik dan psikologis untuk setiap momen dalam permainan ini. Jika tidak, Anda akan dihukum."

"Kami lolos ke babak 16 besar, itu target pertama dan kami mencapainya. Sekarang kami melihat ke depan," tandas pemain kawakan Juve yang sempat 'membelot' ke AC Milan itu.

Komentar