alexametrics

Sukses Sumbang Trofi, 5 Pelatih Ini Justru Dipecat Klubnya

Reky Kalumata
Sukses Sumbang Trofi, 5 Pelatih Ini Justru Dipecat Klubnya
Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte bereaksi selama pertandingan pekan ke-11 Liga Inggris antara Everton vs Tottenham di Goodison Park, Liverpool, Minggu (7/11/2021). Oli SCARFF / AFP.

Beberapa pelatih yang harus merasakan pemecatan setelah menyumbangkan gelar

Suara.com - Biasanya, pelatih akan mendapat pemecatan bila tak memberikan prestasi atau trofi kepada timnya. Namun ada beberapa pelatih yang harus merasakan pemecatan setelah menyumbangkan gelar.

Menyumbangkan gelar atau trofi menjadi tujuan utama dalam permainan sepak bola. Keinginan mendapat gelar tersebut lah yang membuat klub-klub berani merekrut pelatih bernama besar dengan gaji fantastis.

Namun, sepak bola bukanlah hal yang bisa ditebak. Pelatih bernama besar dengan bayaran mahal belum tentu bisa menghasilkan trofi.

Meski demikian, ada pula klub yang bersabar karena percaya akan kemampuan sang pelatih seperti Pep Guardiola di musim pertamanya melatih Manchester City yang tak berujung gelar.

Baca Juga: Permintaan Rangnick, Ini 3 Sosok Baru yang akan Isi Staf Kepelatihan Manchester United

Tentu wajar bila seorang pelatih yang tak memberikan trofi lantas dipecat dari jabatannya. Namun bagaimana bisa pelatih dipecat kendati mampu mempersembahkan trofi?

Hal itu pernah terjadi di sepak bola dan menimpa 5 pelatih bernama besar berikut ini.

1. Antonio Conte

Antonio Conte dikenal sebagai pelatih yang punya magnet gelar. Hampir seluruh klub yang ia latih mampu meraih trofi bergengsi.

Namun, Conte pernah mengalami hal buruk ketika membesut Chelsea. Pasalnya, ia dipecat kendati mampu meraih gelar di penghujung musim 2017/18.

Baca Juga: Tottenham Hotspur Diterpa Badai COVID-19

Conte dipecat pada awal musim 2018/19 setelah mempersembahkan trofi Piala FA di musim 2017/18. Ia pun kemudian digantikan oleh kompatriotnya, Maurizio Sarri.

Komentar